PANGKALAN BUN – Ribuan wisatawan memadati kawasan wisata pantai Bugam Raya hingga Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada libur Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan pengunjung terjadi sejak pagi hari dan menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah titik, terutama di pintu retribusi Desa Sebuai.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata setempat, jumlah pengunjung pada H+2 Lebaran mencapai 8.466 orang. Wisatawan datang tidak hanya dari Kotawaringin Barat, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Sukamara, Lamandau, dan Seruyan.
Kepadatan lalu lintas terlihat di jalur menuju Desa Sebuai, khususnya di ruas Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga lebih dari dua kilometer. Pengunjung harus menunggu berjam-jam untuk mencapai loket retribusi.
“Penarikan karcis lamban, sehingga kendaraan menumpuk. Antrean masih panjang, lebih dari dua kilometer,” ujar Leman, warga Pangkalan Bun.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di pintu retribusi Desa Kubu, Kecamatan Kumai, yang relatif lancar. Hal ini diduga karena sebagian pengunjung beralih ke jalur Desa Sebuai.
“Dua hari libur Lebaran pantai tidak seramai tahun lalu. Pengunjung sekarang beralih ke Desa Sebuai yang menawarkan pemandangan alami serta sarana dan prasarana yang lebih lengkap,” kata Hamdan, warga Desa Kubu.
Kepala Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Rona Nirmala, menyatakan bahwa pengunjung tersebar di sejumlah destinasi, seperti Pantai Kubu, Pantai Bogam, Pantai Keraya, dan pantai di Desa Sebuai.
Dari total kunjungan tersebut, pemerintah daerah mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp42.330.000 yang akan disetorkan ke kas daerah.
Rona memperkirakan jumlah kunjungan akan menurun menjelang akhir masa libur Lebaran yang berakhir pada Rabu (25/3/2026).
“Biasanya puncak kunjungan terjadi pada hari pertama dan kedua. Memasuki hari terakhir libur, diperkirakan terjadi penurunan jumlah wisatawan,” ujarnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno