Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Terbakar Api Cemburu, Mahasiswi Tusuk Pacar

Farid Mahliyannor • Selasa, 27 Januari 2026 | 21:16 WIB
CEK TKP: Polisi mendatangi lokasi kejadian penusukan pacar di Ketintang PTT Surabaya. FOTO: IST/RADAR SURABAYA
CEK TKP: Polisi mendatangi lokasi kejadian penusukan pacar di Ketintang PTT Surabaya. FOTO: IST/RADAR SURABAYA

Radarsampit.jawapos.com - Warga Jalan Ketintang PTT V-D, Surabaya, digegerkan dengan aksi penusukan yang dilakukan mahasiswi A, 21, terhadap pacarnya Z, 21, Senin malam (26/1). Korban mengalami luka di lengan tangan kiri dan kini dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhakti Rahayu Surabaya. 

Kapolsek Gayungan AKP Edo Damara Yudha mengatakan, kejadian penusukan bermula saat pelaku menghubungi pacarnya pada Senin (26/1) sekitar pukul 21.00. Saat itu korban mengaku sedang sakit.

Pelaku lalu mendatangi kos korban di Jalan Ketintang PTT V-D untuk menjenguk. Sesampainya di kos, ternyata korban tidak ada di kamar kos. Pelaku lantas menghubungi pacarnya untuk segera kembali ke kos dan menunggu.

"Korban datang ditanyakan oleh pelaku dan merampas HP korban dan diperiksa. Korban mengakui baru saja jalan dengan teman wanita. Di situlah awalnya terjadi cekcok, pemukulan, dan penusukan di lengan kiri tangan korban," ujarnya kepada Radar Surabaya, Selasa (27/1).

Edo menambahkan, pelaku memukul kepala korban dua kali dengan ponsel. Kemudian menusukkan pisau dapur ke lengan kiri korban satu kali. Korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya.

Ditanya mengenai senjata tajam yang digunakan, Edo menyebutkan pelaku menggunakan pisau dapur. "Jadi, pelaku ini habis belanja untuk keperluan kos karena baru pindah kos sama temannya. Jadi, bukan beli pisau untuk niat cederai. Baru pindah kos, beli peralatan untuk kos mnghampiri ke pacarnya karena tidak enak badan," bebernya.

Polisi dengan tiga balok di pundaknya ini mengungkapkan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Gayungan beserta barang bukti. "Motif diduga emosi karena dugaan selingkuh (korban). Pengakuan, mereka putus nyambung. Korban asalnya Surabaya dan pelaku tempat tinggal di Gubeng," paparnya. (rus/jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#selingkuh #penusukan #mahasiswi #cemburu