Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nyaris Tewas Dibacok, Pria Ini Selamat Setelah Ucapkan Kalimat Ini

Rado.
Penulis: Rado.❯
Ilustrasi Pembacokan
Ilustrasi Pembacokan

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Seorang pria di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, nyaris kehilangan nyawa setelah dibacok berkali-kali oleh pelaku yang merupakan suami dari perempuan yang diduga memiliki hubungan terlarang dengannya.

Namun, aksi tersebut tiba-tiba berhenti setelah korban mengucapkan satu kalimat.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di Desa Pembuang Hulu II, Kecamatan Hanau.

Advertisement

Pelaku diketahui bernama Zainal Arifin. Ia didakwa melakukan penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu setelah menyerang istrinya, Erni Wati, dan seorang pria bernama Muhamad Rahmat.

Hal ini tertuang di persidangan Pengadilan Negeri Sampit, (22/4/2026).

Jaksa Penuntut Umum Kejari Seruyan, Wahyu Setiawan, mengungkapkan kejadian bermula saat terdakwa mencari istrinya yang sejak malam sebelumnya tidak pulang ke rumah.

Advertisement

Pencarian tersebut mengarah ke rumah Muhamad Rahmat. 

Di lokasi itu, terdakwa menemukan sepeda motor milik istrinya terparkir di bagian belakang rumah.

“Terdakwa memastikan keberadaan korban, kemudian menunggu di belakang rumah sambil memegang senjata tajam jenis egrek,” ujar jaksa saat membacakan dakwaan.

Sekitar pukul 04.30 WIB, Erni Wati keluar dari kamar mandi. Saat itu terdakwa langsung mendekat dan mengayunkan egrek ke arah tangan kiri korban hingga mengalami luka.
Korban berteriak meminta tolong.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cekcok di Musala, Pedagang di Kuala Pembuang Dibacok hingga Jari Putus

Cekcok di Musala, Pedagang di Kuala Pembuang Dibacok hingga Jari Putus

Perselisihan soal tata cara wudu dan azan di Musala Nurul Hidayah, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, berujung penganiayaan berat

Cekcok Soal Wudu dan Azan Berujung Pembacokan, Pedagang di Pasar Saik Kuala Pembuang Luka Berat

Cekcok Soal Wudu dan Azan Berujung Pembacokan, Pedagang di Pasar Saik Kuala Pembuang Luka Berat

Seorang pedagang, Andinurjaya alias Jaya, mengalami luka robek di kepala hingga satu jari tangan kanannya putus setelah diduga diserang meng

Dulu Bersaksi Bersama Kasus Ansyori di Sampit, Kini Rendy dan Acos Bertemu dalam Perkara Hukum

Dulu Bersaksi Bersama Kasus Ansyori di Sampit, Kini Rendy dan Acos Bertemu dalam Perkara Hukum

Roda nasib mempertemukan kembali Rendy Kurniawan Putra dan Gusti Julio Iskandar alias Acos dalam perkara hukum

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer