Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pipa PDAM Pecah di Walter Condrat Sudah Diperbaiki, Air Mengalir Bertahap

Usay Nor Rahmad • Senin, 9 Maret 2026 | 11:32 WIB

Perbaikan pipa PDAM bocor di Jalan Walter Condrat Sampit. (warga/radar sampit)
Perbaikan pipa PDAM bocor di Jalan Walter Condrat Sampit. (warga/radar sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebocoran pipa milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mentaya di Jalan Walter Condrat, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang sempat viral di media sosial kini telah selesai diperbaiki.

Saat ini pihak Perumdam tengah melakukan proses penormalan distribusi air kepada pelanggan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin pagi (9/3/2026), petugas terlihat melakukan penimbunan bekas galian setelah proses perbaikan kebocoran pipa tersebut.

Pengawas Lapangan Perumdam Tirta Mentaya Fery, menjelaskan bahwa perbaikan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) tersebut telah rampung pada Minggu sore (8/3/2026).

“Untuk pengerjaan pipanya sudah selesai kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Pengerjaannya memakan waktu kurang lebih empat jam. Kami melakukan penggantian pipa diameter 14 inci dan palep yang rusak,” ujarnya.

Fery mengatakan, selama proses perbaikan berlangsung distribusi air kepada pelanggan sempat ditutup total guna memudahkan pengerjaan. Namun saat ini aliran air sudah kembali disalurkan secara bertahap kepada masyarakat sambil menunggu tekanan air kembali normal.

“Kemarin distribusi air memang kami tutup total. Sekarang sudah mulai dibuka kembali, tetapi tekanan air masih sekitar 3,5 bar, sementara kondisi normal biasanya 4 bar. Kemungkinan besok baru bisa normal sepenuhnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebocoran pipa tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Kerusakan disebabkan pecahnya sambungan pipa pada bagian palep yang diduga sudah berusia cukup tua.

Meski kebocoran terjadi pada pagi hari, proses perbaikan tidak bisa langsung dilakukan karena memerlukan waktu untuk menyiapkan berbagai peralatan.

“Kebocoran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, tetapi kami perlu waktu untuk menyiapkan peralatan. Pengerjaan baru bisa dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan selesai sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Fery.

Dalam proses perbaikan tersebut, petugas juga mengerahkan satu unit alat berat untuk menggali titik kebocoran. Akibatnya akses jalan di sekitar lokasi sempat ditutup sementara selama pengerjaan berlangsung.

Saat ini proses penimbunan bekas galian masih dilakukan dan diperkirakan seluruh pekerjaan akan rampung pada siang hari, sehingga akses jalan dapat kembali dibuka kembali seperti biasa. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#PDAM #PDAM Tirta Mentaya #pipa pecah #sampit #kotim