
SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Warga Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Senin (27/4/2026).
Sejak pagi hari, beberapa SPBU dilaporkan kehabisan stok, sehingga masyarakat harus berkeliling untuk mencari BBM.
Aprilia, warga Kecamatan Baamang yang bekerja di Kecamatan MB Ketapang mengaku kesulitan mendapatkan BBM sejak pagi. Ia sudah mencoba mendatangi beberapa SPBU mulai dari Baamang hingga Ketapang, semuanya kosong.
“Dari pagi susah dapat BBM, ke mana-mana kosong. Kata pegawai SPBU, BBM masih dalam perjalanan,” ujar Aprilia.
Menurut Lia sapaan wanita berkerudung merah ini. Setelah berkeliling Kota Sampit, ia akhirnya menemukan SPBU di wilayah perkotaan yang memiliki stok BBM, namun antrean sudah mengular panjang.
Bahkan, seluruh jenis BBM, mulai Pertalite maupun Pertamax, sama-sama dipadati antrean kendaraan.
Ia mengaku sempat ragu untuk ikut mengantre, khawatir stok BBM di wilayah tempat tinggalnya di Baamang juga akan habis. Namun, demi memastikan kendaraannya tetap bisa digunakan, ia memilih tetap mengantre.
“Mau tidak ikut antre, takutnya di Baamang juga habis. Ya sudah ikut antre saja, walaupun lama yang penting dapat BBM,” ujarnya dengan wajah cemberut.
Ia baru berhasil mendapatkan BBM pada sore hari sepulang kerja. Kondisi tersebut cukup menyulitkan, terlebih indikator bahan bakar sepeda motornya sudah menunjukkan hampir habis.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





