Seperti pada Minggu (19/1), seekor ular Piton panjang sekitar 3 meter cukup merepotkan tim rescue pemadam kebakaran (damkar) Palangka Raya saat dievakuasi dari posisi menggantung di atap dapur sebuah rumah warga di Jalan Kinibalu.
Pemilik rumah Iwan, mengaku terkejut dan tidak menyangka ada ular di bagian atas dapurnya. Ia mengetahui kehadiran satwa itu saat hendak mencuci piring, dan tanpa sengaja melihat kebagian atas, dan ia terperanjat hingga berteriak.
Awalnya sebelum petugas datang, pria ini bersama beberapa orang tetangganya sempat berniat mengevakuasi ular itu. Namun lantaran ketakutan dan tidak memiliki keahlian, mereka pun menghubungi tim rescue damkar.
“Saat ini berterima kasih atas bantuan dan respon cepat damkar, sehingga ular bisa ditangani dan ditangkap, tanpa melukai penghuni rumah. Kami tidak mengetahui bagaimana bisa ular bisa masuk dan berada di atas dapur,” ungkap Iwan.
Sementara itu, petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk berhasil menaklukan ular itu yang awalnya berontak saat ditarik, sampai akhirnya bisa ditangkap dan dimasukan ke dalam karung.
Koordinator Tim rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto menyampaikan, ular piton itu sembunyi di rusuk atap dapur rumah warga. Kita lakukan evakuasi dengan alot dan sempat tarik menarik, meski akhirnya ular takluk dan berhasil ditangkap,”ujarnya.
Selanjutnya ular itu dibawa jauh dari pemukiman warga dan dilepasliarkan kembali ke alam terbuka. Pihaknya pun tak lupa mengingatkan masyarakat untuk waspada adanya kehadiran ular, terlebih dalam kondisi musim penghujan saat ini.
”Sudah dilepasliarkan agar bisa hidup layaknya hewan lainnya. Waspadai keberadaan ular di musim penghujan ini. Bisa masuk ke dalam rumah untuk mencari makanan, biasanya mengincar tikus,” pungkas Sucipto. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama