”Hingga 1 September tahun 2023, jumlah kepesertaan program JKN di Kabupaten Gumas sudah mencapai 96,41 persen atau 126.468 jiwa, dari jumlah penduduk 131.174 jiwa,” ucap Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan Mohammad Iqbal Anas Ma’ruf, Kamis (21/9).
Dari jumlah tersebut lanjut dia, penduduk yang berstatus aktif pada kepesertaan program JKN sebanyak 82.130 jiwa atau 62,61 persen. Keaktifan ini masih menjadi tugas lintas sektoral, agar 1 januari 2024 nantinya bisa mencapai di angka minimal 78 persen dari jumlah penduduk.
”Kepesertaan JKN di Kabupaten Gumas ini berasal dari berbagai segmen termasuk penduduk yang didaftarkan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, melalui integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda),” ujar Iqbal.
Dia melanjutkan, integrasi jamkesda merupakan wujud komitmen bersama untuk menyukseskan JKN sebagai salah satu program strategis nasional. Dan pemkab wajib mendukung program JKN dan mengintegrasikan kedalam program jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
”Kami berterima kasih atas niatan mulia Pemkab Gumas yang berkeinginan kuat untuk mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta program JKN. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemkab untuk hadir memberi proteksi kesehatan bagi para penduduknya,” tuturnya.
Iqbal juga mengatakan, dukungan dari pemkab merupakan hal yang dibutuhkan untuk mewujudkan UHC yang optimal. Pemkab harus berkomitmen untuk memastikan seluruh penduduk memiliki jaminan kesehatan, dan berupaya mempertahankan predikat UHC dengan memastikan kecukupan anggaran serta pembayaran iuran secara tepat waktu.
”Dengan komitmen yang kuat dari pemkab, kami yakin perlindungan program JKN akan semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Gumas,” terangnya.
Diharapkan, tercapainya UHC di Kabupaten Gumas, maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa terjamin melalui skema program JKN. Baik melalui penduduk yang didaftarkan pemerintah, keterlibatan instansi/perusahaan, bahkan peserta mandiri.
”Komitmen yang teguh dari kita semua, akan semakin memperkuat sinergi untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tandas Mohammad Iqbal Anas Ma’ruf. (arm/gus) Editor : Administrator