PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pelaku tindak kriminal kini tidak lagi memilih sasaran. Belakangan, aksi pencurian justru marak menyasar warung-warung kecil di tepi jalan yang ditinggal pulang pemiliknya.
Setelah kotak amal rumah makan Simpang Penantian di Jalan PRA Kusumayudha menjadi sasaran pencurian, pelaku kembali beraksi di sejumlah warung makan di Jalan Tarmili, yang berjarak puluhan meter dari Mapolres Kotawaringin Barat (Kobar).
Dalam satu hari, beberapa warung, seperti warung nasi kuning, warung susu kedelai, dan warung pentol Arjuna, menjadi korban. Pelaku membawa kabur tabung gas dan kompor. Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui.
Tidak hanya terjadi di sekitar Jalan Tarmili dan Jalan PRA Kusumayudha, pencurian juga menyasar warung bubur ayam di kawasan TPU Sekip. Dari lokasi tersebut, pelaku menggasak uang tunai milik pedagang.
Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku. Meski nilai kerugian tidak terlalu besar, kehilangan peralatan memasak seperti tabung gas dan kompor sangat berdampak bagi pelaku usaha kecil.
“Sudah sangat meresahkan. Mungkin pelaku berpikir karena yang dicuri hanya kompor dan tabung gas warung kecil, kasusnya tidak ditindaklanjuti,” ujar salah seorang pedagang, Nurhayati.
Warga Kelurahan Raja, Ririn, mengatakan pencurian di salah satu warung nasi kuning di Jalan Tarmili disertai perusakan. Selain kehilangan kompor dan tabung elpiji, kondisi warung juga berantakan dan pintu rusak akibat dibuka paksa.
“Warung nasi kuning Pak Haji kompor gas dan tabung elpijinya dicuri. Warungnya diberantaki sampai pintunya ambruk. Kasihan kalau pedagang kecil terus-terusan jadi korban,” katanya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno