Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di lokasi, kedua kendaraan sudah dalam kondisi rusak berat, dengan salah satu truk terguling di badan jalan.
Sopir truk tangki CPO sempat terjepit di dalam kabin. Dengan bantuan warga, korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar, Aiptu Hengki Setiawan, mengatakan kecelakaan bermula saat truk tangki CPO jenis Hino Fuso bernomor polisi KH 8389 GM yang dikemudikan M. Imam Baihaqi melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Lamandau.
“Sesampainya di lokasi kejadian, jalan menikung ke kiri. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Hino Fuso bernomor polisi W 8387 ED yang dikemudikan Zainul Arifin dengan muatan kernel,” ujarnya.
Diduga salah satu kendaraan mengambil jalur terlalu melebar saat menikung. Jarak yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan besar tersebut tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun tak terelakkan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk tangki CPO mengalami luka di bagian wajah serta patah tulang kaki kanan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan hingga proses evakuasi kedua kendaraan selesai. Saat ini, kondisi lalu lintas telah kembali normal. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno