Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Bantaran Sungai Arut Diminta Tidak E’ek di Sungai

Koko Sulistyo • Selasa, 17 Juni 2025 | 10:10 WIB
Lurah Raja Seberang dan masyarakat memasang stiker stop buang air besar sembarangan di salah satu jamban di pinggiran Sungai Arut, Senin (16/6).
Lurah Raja Seberang dan masyarakat memasang stiker stop buang air besar sembarangan di salah satu jamban di pinggiran Sungai Arut, Senin (16/6).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Warga bantaran Sungai Arut di Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), diminta untuk tidak buang air besar  sembarangan (BABS), terutama di sungai.

Sosialisasi stop BABS di sungai ini dilakukan Lurah Raja Seberang Yaumil Bahsin dan masyarakat guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan menyasar seluruh warga Kelurahan Raja Seberang sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas pencemaran. 

Yaumil Bahsin mengatakan, penempelan stiker stop buang air besar sembarangan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti jamban umum, dinding rumah, serta fasilitas umum lainnya.

"Kebiasaan buang air besar sembarangan masih menjadi tantangan kita, untuk mengubah kebiasaan buruk yang masih terjadi di masyarakat membutuhkan upaya edukasi secara terus menerus, buang air besar sembarangan sangat berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan," tegasnya.

Ia ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga sanitasi adalah tanggung jawab bersama, termasuk seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Hal itu ditunjukan dengan antusias masyarakat dalam mengikuti sosialisasi, dan terlibat langsung dalam pemasangan stiker serta menyatakan komitmennya untuk tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan.

"Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat tercipta perubahan perilaku menuju pola hidup sehat dan bersih, serta terwujudnya Kelurahan Raja Seberang sebagai wilayah yang bebas BABS dan peduli terhadap kebersihan lingkungan," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#sungai arut #bab #Pangkalan Bun