PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Truk pengangkut logistik yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Panglima Utar Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sering kali menjadi biang kemacetan.
Terlebih jika terjadi insiden kecelakaan, kendaraan lain tidak mempunyai ruang untuk melintas lantaran jalan terlalu sempit.
Kejadian berulang tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dengan mengalokasikan anggaran pelebaran Jalan Panglima Utar.
Salah seorang warga Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Haryanto mengatakan bahwa truk yang memuat logistik dari Jawa datang beriringan menuju Kota Pangkalan Bun.
"Ketika melintas di Jalan Panglima Utar Kumai, tepatnya di Desa Sungai Kapitan, sering mengalami insiden, sehingga jalan menjadi macet," ujarnya.
Menurutnya, jalan dari arah Kumai menuju Pangkalan Bun perlu dilakukan peningkatan dan pelebaran.
Kondisi sempitnya jalan diperparah dengan tidak tertibnya sopir yang seenaknya melakukan bongkar muat barang di tepi jalan.
"Padahal pemerintah daerah telah menyediakan terminal bongkar muat di Pasir Panjang," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Slamet Harmoko