"Ini merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian kita terhadap masyarakat Kabupaten Lamandau yang terdampak bencana alam banjir yang cukup luas dan merendam beberapa desa," ungkap CSR PT Pilar Wanapersada, Suharianto Igansius.
Dibeberkannya bahwa PT Pilar Wanapersada melalui program Corporate Social Responsibility, selain mengirim air minum dan sembako, juga menyokong pendanaan untuk dapur umum pengungsian banjir.
"Kami telah menyerahkan sejumlah bantuan bahan pangan seperti di Desa Bakonsu, Sangkarapuyan, Nanga Belantikan, Kecamatan Bulik dan Desa Sungai Mentawa. Ada juga yang dalam bentuk uang yang ditransfer untuk membiayai dapur umum di pengungsian seperti di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau," bebernya.
Sementara itu Plantation Head PT Pilar Wanapersada, Yulizarman mengatakan bahwa perusahaan ikut bertanggungjawab mendorong dan meningkatkan keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Sehingga hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat perlu dipupuk, salah satunya melalui sejumlah program CSR.
Program CSR yang digulirkan tidak hanya berupa peningkatan ekonomi masyarakat saja, tapi adapula yang bersifat mendukung program sosial kemasyarakatan, keagamaan hingga bantuan darurat kebencanaan seperti yang terjadi saat ini.
"Meskipun dari segi jumlah tidak terlalu banyak, diharapkan dapat bermanfaat bagi korban banjir. Desa-desa dan kelurahan yang terdampak banjir ini sangat penting bagi PT Pilar, karena sebagian warganya juga merupakan karyawan dan keluarga karyawan kami. Sudah sewajarnya kami memberikan perhatian yang lebih dan ikut merasakan penderitaan disaat warganya mengalami musibah," terangnya.
Terpisah, Camat Bulik Mul'atmidi menyatakan terimakasihnya atas perhatian perusahaan terhadap warga di wilayah Kecamatan Bulik dan sekitarnya.
“Karena jika semua pihak baik pemerintah maupun dunia usaha bagi membahu ,maka setidaknya akan sedikit meringankan beban warga yang saat ini tengah menghadapi bencana banjir,” pungkasnya. (mex/sla) Editor : Administrator