Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Luncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Percepat Penurunan Stunting

Gunawan. • Selasa, 11 November 2025 | 13:55 WIB
Ilustrasi anak-anak Papua.
Ilustrasi anak-anak Papua.

JAYAPURA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Provinsi Papua meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting, sebuah inisiatif terpadu yang dirancang untuk menekan prevalensi stunting di wilayah ini melalui langkah-langkah lintas sektor.

Program yang dicanangkan pada 10 November 2025 ini menggabungkan upaya kesehatan pendidikan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi jangka panjang menurunkan kasus stunting.

Mengacu data resmi, prevalensi stunting di Papua masih relatif tinggi, yakni 24,06 persen sehingga statusnya masih di atas rata-rata nasional yang tercatat 19,8 persen menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Angka tersebut menjadi dasar peluncuran Genting agar intervensi lebih terfokus pada keluarga dan komunitas paling rentan.

Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menegaskan, Genting bukan sekadar program simbolis melainkan bentuk tanggung jawab kolektif.

Dia mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memasukkan target pencegahan stunting ke dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sehingga upaya ini menjadi bagian dari evaluasi kinerja pemerintahan.

”Kita minta semua OPD berperan aktif agar intervensi terhadap keluarga dan balita yang rentan stunting bisa berjalan terukur dan berkelanjutan,” ujar Aryoko.

Untuk memastikan keberlanjutan Genting, pendekatannya meliputi penguatan literasi gizi di sekolah program ketahanan pangan untuk menjamin akses bahan bergizi dan pengarusutamaan gender melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Selain itu akan dilakukan monitoring berkala termasuk evaluasi menyeluruh pada akhir 100 hari kerja sebagai bahan perbaikan program menuju 2026.

Pemerintah daerah berharap Gerakan Orang Tua Asuh juga akan menjadi wadah solidaritas sosial di mana keluarga dan komunitas yang mampu dapat mendukung keluarga rentan sehingga upaya pencegahan stunting tak hanya bergantung pada intervensi teknis tetapi juga dukungan sosial kemasyarakatan.

”DP3A telah menyiapkan mekanisme teknis dan kualifikasi supaya peran OPD di lapangan dapat dimantapkan sehingga kualitas program tahun depan bisa merata,” tambah Aryoko. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Gerakan orang tua asuh cegah stunting #PAPUA #genting