SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Arus balik di Pelabuhan Sampit mulai menggeliat, ratusan penumpang KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tiba sekitar pukul 11.40 WIB, Sabtu (5/4) siang.
Kapal kedua yang tiba semasa arus balik Lebaran H+5 ini mengangkut sebanyak 389 penumpang.
Jumlah penumpang yang turun ke Pelabuhan Sampit sedikit mengalami peningkatan dibandingkan kedatangan KM Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) pada pukul 11.30 Jumat (4/4) dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Pelabuhan Sampit yang hanya mengangkut 184 penumpang dan jumlah penumpang KM Lawit tujuan Surabaya yang berangkat pukul 09.00 WIB Sabtu (5/4) pagi, terpantau masih ramai berjumlah 1.088 penumpang.
"Saat masa arus mudik ada sembilan call keberangkatan dan saat arus balik ini ada lima call kedatangan kapal, dua call kapal milik PT DLU dan tiga call milik PT Pelni," kata Gusti Muchlis Kepala Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan KSOP Kelas III Sampit.
Sesuai jadwal berikutnya, KM Dharma Ferry VI akan diberangkatkan mengangkut sekitar 350 penumpang pada pukul 08.00 WIB, Minggu (6/4).
"Estimasi penumpang yang berangkat besok tujuan ke Surabaya yang sudah membeli tiket sekitar 350 penumpang," ujarnya.
Berikutnya, KM Leuser dijadwalkan tiba Selasa (8/4) pukul 15.00 WIB, dari Semarang menuju Sampit dan keesokan harinya Rabu (9/4) jam 15.00 WIB.
Selanjutnya dijadwalkan kedatangan KM Dharma Ferry VI dari Surabaya menuju Sampit dan pada Kamis (10/4) jam 17.00 WIB disusul kedatangan KM Lawit dari Surabaya menuju Sampit.
"Sesuai perhitungan masa angkutan mudik Lebaran tahun ini hanya terhitung mulai H-10 sampai dengan H+10 atau selama 20 hari. Meskipun, PT DLU dan Pelni telah menjadwalkan kedatangan dan keberangkatan kapal sampai akhir April, namun masa arus balik hanya kami hitung sampai 10 April 2025," kata Gusti Muchlis.
Selama masa mudik Lebaran terhitung H-10 sampai H-2 Lebaran.
Posko Terpadu Angkutan Penumpang Lebaran telah mencatat sebanyak 7.756 penumpang yang telah diberangkatkan meninggalkan Kota Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang.
Sedangkan, penumpang turun tercatat sebanyak 1.671 penumpang.
"Untuk masa arus balik Lebaran ini, prediksi kami mulai terlihat 10-11 April 2025 karena ini masa arus balik terakhir. Jumlah kedatangan pemudik masih belum bisa kami prediksi, namun kedatangannya bisa jadi akan terus berlangsung berangsur-angsur hingga akhir April 2025," ujarnya.
Disamping itu, pemudik yang berangkat menggunakan kapal belum tentu semua kembali pulang menggunakan kapal. Namun, bisa jadi ada yang memilih menggunakan pesawat transportasi udara.
"Persentase jumlah kedatangan pemudik dapat kita lihat setelah memasuki H+10. Ada kemungkinan, jumlah penumpang arus balik tersebar ada yang pulang naik kapal dan ada yang balik ke Sampit naik pesawat," pungkasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko