SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Reses anggota Daerah Pemilihan (Dapil) V DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bukan sekadar agenda seremonial.
Selama 9–13 Februari 2026, sembilan legislator Dapil V menyerap langsung aspirasi dari enam kecamatan, dengan isu infrastruktur dan layanan dasar mendominasi.
Sorotan paling tajam datang dari Kecamatan Parenggean. Masyarakat mendorong pembangunan Rumah Sakit Pratama lengkap dengan rumah dinas dokter spesialis serta peningkatan fasilitasnya.
“Selain itu, pembukaan jalan desa, pembangunan jembatan penghubung, hingga pengaspalan Jalan Kali Kasa sepanjang 30 kilometer masuk daftar prioritas. Bahkan pengadaan truk sampah dan program TPA lahan 4 hektare turut diusulkan, menandakan persoalan lingkungan juga mendesak.” kata Hairis Salamad, juru bicara dapil V.
Di Kecamatan Tualan Hulu, akses jalan dan fasilitas kesehatan kembali menjadi keluhan utama. Warga meminta penuntasan jalan depan kantor kecamatan, perbaikan jalan desa, serta rumah dinas tenaga kesehatan dan penataan halaman Puskesmas.
Sementara itu, di Desa Luwuk Sampun, persoalan pendidikan mencuat. Kekurangan tenaga pengajar di SDN 1 Tanjung Jorong menjadi perhatian serius.
Selain itu, warga meminta tambahan 15 unit penerangan jalan umum serta pembangunan rumah ibadah dan pagar PAUD/TK. Adapun Desa Mekar Jaya mengusulkan perbaikan sarana pendidikan SMPN 2 Parenggean, mulai dari pembangunan mushola, toilet guru dan murid, hingga renovasi ruang guru.
Reses yang digelar di Bukit Santuai, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Parenggean, dan Tualan Hulu ini memperlihatkan satu benang merah kebutuhan dasar masyarakat di wilayah timur Kotim masih didominasi akses jalan, layanan kesehatan, dan pendidikan. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor