SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperpanjang jam layanan donor darah selama bulan Ramadan, yakni hingga pukul 22.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan stok darah yang biasanya terjadi saat bulan puasa.
Kepala Unit Donor Darah PMI Kotim, Aldila Tiurmawati Lumban Gaol, Sabtu (14/2), menjelaskan bahwa pelayanan donor darah dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB, lebih lama dibandingkan jam normal yang hanya sampai pukul 20.00 WIB.
“Kalau hari biasa, pelayanan donor darah untuk masyarakat dibuka dari jam 08.00 pagi sampai jam 08.00 malam. Namun selama Ramadan kami perpanjang sampai jam 10.00 malam, karena biasanya pendonor lebih banyak datang setelah berbuka puasa dan salat tarawih,” ujarnya.
Aldila mengatakan, penyesuaian jam layanan penting karena stok darah cenderung menurun selama Ramadan. Penurunan ini dipengaruhi berkurangnya aktivitas donor pada siang hari akibat masyarakat menjalankan ibadah puasa, serta faktor mudik yang mengurangi jumlah pendonor aktif.
“Penurunan stok darah pasti terjadi setiap Ramadan. Selain karena puasa, juga banyak masyarakat yang mudik. Jadi kami mengantisipasi dengan memperpanjang jam pelayanan, terutama di malam hari yang menjadi waktu favorit masyarakat untuk donor,” jelasnya.
Meski ada penyesuaian jam pelayanan untuk pendonor, Aldila menegaskan distribusi darah ke rumah sakit tetap berjalan 24 jam setiap hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan darah pasien tetap terpenuhi.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin mendonorkan darah selama Ramadan agar memperhatikan kondisi tubuh. Bagi pendonor yang berpuasa, waktu terbaik untuk donor adalah pagi setelah sahur atau malam setelah berbuka puasa.
“Kalau ingin donor saat puasa, disarankan pagi setelah sahur karena kondisi tubuh masih fit. Namun lebih banyak masyarakat memilih donor setelah berbuka puasa. Yang penting saat sahur harus mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayur dan protein, agar kondisi tubuh tetap baik,” katanya.
Selain memperpanjang jam layanan, PMI Kotim memberikan apresiasi kepada pendonor berupa paket sembako sebagai bentuk dukungan dan untuk menjaga antusiasme masyarakat selama Ramadan.
“Ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada masyarakat yang tetap bersedia mendonorkan darahnya di bulan Ramadan. Harapannya stok darah tetap aman dan kebutuhan pasien bisa terpenuhi,” tandasnya. (yn/yit)
Editor : Heru Prayitno