SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Memasuki usia ke-73 tahun, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) fokus pembangunan ke sektor-sektor dasar yang dinilai paling menentukan kualitas hidup masyarakat.
Peninggkatan sumber daya manusia, layanan kesehatan, serta penyediaan fasilitas publik menjadi prioritas utama pembangunan daerah pada tahun 2026.
Bupati Kotim Halikinnor menegaskan, arah kebijakan tersebut diambil sebagai respons atas tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan tetap harus berjalan, namun dengan penajaman skala prioritas.
“Bidang kesehatan menjadi prioritas utama, di samping peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Halikinnor.
Ia menyampaikan, seluruh program pembangunan daerah akan diselaraskan dnegan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sinkronisasi lintas pemerintahan, lanjut Halikinnor, menjadi penting agar pelaksanaan program lebih efektif dan tidak tumpang tindih. Ia menyebut, program pusat pada prinsipnya juga menjadi bagian dari program daerah.
Dalam keterbatasan fiskal, Halikinnor menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Ia mengakui, efisiensi anggaran menuntut pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan.
“Dengan semangat gotong royong, berat sama kita pikul dan ringan sama kita jinjing, saya yakin Kotim bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain sektor layanan dasar, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan fasilitas publik ynag dinilai mendesak. Salah satunya adalah rencana pembangunan gedung multiguna yang terintegrasi dengan sirkuit balap untuk menampung aktivitas generasi muda dan kegiatan berskala besar.
Halikinnor menjelaskan, fasilitas tersebut dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan pada Stadion 29 November yang selama ini sering digunakan untuk berbagai kegiatan.
“Yang kita anggap mendesak adalah pembangunan gedung multiguna sekaligus sirkuit balap. Selama ini kegiatan sering terpusat di stadion, sehingga memerlukan biaya perawatan tambahan,” ungkapnya.
Baca Juga: Reklame Nyaris Roboh Bikin Warga Waswas, Damkar Kotim Turun Tangan
Pemerintah daerah merencanakan pembangunan di atas lahan sekitar empat hektare dengan kapasitas gedung antara 5.000 hingga 7.000 orang. Lokasi direncanakan berada di kawasan sekitar Bundaran Belanga dengan dua akses jalan masuk dan keluar guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa kehadirannya dalam peringatan HUT Kotim merupakan mandat langsung dari Gubernur Kalimantan Tengah. Ia sekaligus menyampaikan salam Gubernur kepada seluruh masyarakat Kotim.
Leonard menilai, peringatan hari jadi ke-73 Kotim menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih terarah.
“Kami berharap Kotim semakin maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan saat ini,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-73 Kotim tahun ini pun dimaknai sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tapi pada ketepatan menentukan prioritas dan kekuatan kolaborasi antar pemangku kepentingan. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor