SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Sekretaris Fraksi PKS-NasDem DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Pardamean Gultom mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bekerja ekstra keras dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi diatasi dengan pola kerja yang biasa-biasa saja.
“Kami dalam hal ini mendesak dengan sangat kepada pihak eksekutif untuk dapat bekerja ekstra keras meningkatkan PAD. Kita tidak bisa lagi bergantung pada cara-cara biasa,” kata Gultom.
Ia merinci, Komisi I melaporkan kekurangan sebesar Rp28,5 miliar lebih pada sektor pelayanan publik, hukum, dan pemerintahan. Komisi II mencatat kekurangan Rp56,3 miliar lebih di sektor ekonomi, pertanian, dan UMKM.
Komisi III menemukan defisit Rp108 miliar lebih di sektor kesejahteraan rakyat, terutama pendidikan dan kesehatan. Sedangkan Komisi IV melaporkan kekurangan paling signifikan, yakni Rp378,7 miliar lebih untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan air bersih.
“Total kekurangan anggaran ini sangat fantastis. Ini menunjukkan bahwa banyak program dan aspirasi masyarakat yang vital tidak dapat didanai karena keterbatasan fiskal kita. Hal ini harus menjadi cambuk dan pemacu semangat kita ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Kotim tidak boleh hanya mengandalkan dana transfer pusat. Pemerintah daerah harus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD dengan menggali seluruh potensi yang ada, baik dari sektor pajak daerah, retribusi, maupun pengelolaan aset daerah yang selama ini belum optimal.
“Dengan anggaran terbatas, eksekutif harus fokus pada kebutuhan paling mendasar. Seperti layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Serta program yang langsung menyentuh ekonomi masyarakat seperti pertanian dan UMKM,” tandasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor