SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya mendeteksi penyakit sejak dini. Targetnya 80 persen warga Kotim bisa ikut serta dalam kegiatan ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sangat penting untuk memetakan pola penyakit masyarakat sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Kalau masyarakat aktif memeriksakan diri, indikasi penyakit bisa segera diketahui dan ditangani sebelum parah,” ujarnya.
Program yang mulai dijalankan serentak sejak 4 Agustus lalu ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga kalangan pelajar. Tenaga medis diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA.
Sementara untuk masyarakat umum, layanan disediakan di puskesmas, serta di sejumlah lokasi strategis seperti pasar, pusat perbelanjaan, hingga area Car Free Day (CFD).
Cukup dengan membawa KTP, warga bisa mendaftar tanpa perlu repot. Data hasil pemeriksaan akan otomatis masuk ke sistem Satu Sehat.
“Jadi, masyarakat tidak perlu bingung soal administrasi, karena semuanya akan dibantu petugas,” tambah Umar.
Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga skrining kesehatan mental. Di puskesmas, layanan lebih lengkap bahkan mencakup pemeriksaan organ vital, mulai dari otak, paru-paru, jantung, hingga ginjal.
Sejak Februari lalu, sekitar 30 persen warga sudah memanfaatkan layanan ini. Meski angka itu cukup menggembirakan, Umar berharap partisipasi masyarakat bisa terus meningkat agar target 80 persen benar-benar tercapai.
Ia juga mengingatkan, pola hidup sehat tetap menjadi benteng utama dalam mencegah penyakit.
“Makan bergizi seimbang, kurangi gula, garam, dan lemak, istirahat cukup, perbanyak minum air putih, serta olahraga rutin minimal 30 menit sehari,” imbaunya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor