SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Sampit mulai ramai. KM Leuser milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) merapat di pelabuhan mengangkut sebanyak 1.215 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang tiba sekitar pukul 14.30 WIB Selasa (8/4).
”Ini kedatangan kapal ketiga yang tiba pada masa arus balik Lebaran. Total ada lima call kedatangan selama arus balik Lebaran, masih ada dua kapal lagi yang dijadwalkan tiba ke Pelabuhan Sampit selama arus balik ini," kata Gusti Muchlis, Kepala Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan KSOP Kelas III Sampit, Selasa (8/4).
Selama arus balik Lebaran, terhitung H+1 (1 April 2025) Lebaran hingga H+8 tercatat sebanyak 1.788 penumpang yang tiba di Pelabuhan Sampit.
Dimulai dari kedatangan pertama KM Lawit pada Jumat (4/4) dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Pelabuhan Sampit mengangkut 184 penumpang.
Sedangkan jumlah penumpang KM Lawit tujuan Surabaya yang berangkat pukul 09.00 WIB Sabtu (5/4) pagi, terpantau masih ramai berjumlah 1.088 penumpang.
Kedatangan kedua pada masa arus balik berikutnya, KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tiba dengan selamat di Pelabuhan Sampit pada pukul 11.40 WIB, Sabtu (5/4) siang, dengan mengangkut 389 penumpang.
”Saat masa arus mudik ada sembilan call keberangkatan dan saat arus balik ini ada lima call kedatangan kapal, dua call kapal milik PT DLU dan tiga call milik PT Pelni," kata Gusti Muchlis.
Sesuai jadwal berikutnya, KM Leuser akan diberangkatkan pada pukul 12.00 WIB, Rabu (9/4) menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. ”Estimasi penumpang yang berangkat belum dilaporkan ke kami. Namun, prediksi penumpang yang berangkat masih ramai," ujarnya.
Di hari yang sama, KM Dharma Ferry VI dijadwalkan tiba Rabu (9/4) pukul 15.00 WIB, dari Surabaya menuju Sampit dan keesokan harinya Kamis (10/4) jam 11.00 WIB. Kapal yang sama dijadwalkan berangkat kembali menuju Surabaya dan kemudian disambut kedatangan KM Lawit yang dijadwalkan tiba pukul 17.00 WIB Kamis (10/4) sore.
”Sesuai perhitungan masa angkutan mudik Lebaran tahun ini hanya terhitung mulai H-10 sampai dengan H+10 atau selama 20 hari. Meskipun, PT DLU dan Pelni telah menjadwalkan kedatangan dan keberangkatan kapal sampai akhir April, namun masa arus balik hanya kami hitung sampai 10 April 2025," kata Gusti Muchlis.
Selama masa arus mudik Lebaran terhitung H-10 sampai H-2 Lebaran, Posko Terpadu Angkutan Penumpang Lebaran mencatat sebanyak 7.756 penumpang diberangkatkan meninggalkan Kota Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang. Sedangkan, penumpang turun tercatat sebanyak 1.671 penumpang.
Baca Juga: Arus Balik di Pelabuhan Sampit mulai Ramai, Berikut Informasi Kedatangan Kapal
”Untuk masa arus balik Lebaran ini, prediksi kami mulai terlihat 10-11 April 2025 karena ini masa arus balik terakhir. Jumlah kedatangan pemudik masih belum bisa kami prediksi. Masih ada 6.000-an penumpang kapal yang belum kembali ke Sampit. Kedatangannya bisa jadi akan terus berlangsung berangsur-angsur hingga akhir April 2025," ujarnya.
Di samping itu, pemudik yang berangkat menggunakan kapal belum tentu semua kembali pulang menggunakan kapal. Namun, bisa jadi ada yang memilih menggunakan pesawat transportasi udara.
”Persentase jumlah kedatangan pemudik dapat kita lihat setelah memasuki H+10. Ada kemungkinan, jumlah penumpang arus balik tersebar ada yang pulang naik kapal dan ada yang balik ke Sampit naik pesawat," katanya. (hgn/ign)
Editor : Slamet Harmoko