KUALA PEMBUANG,radarsampit.jawapos.com - Meskipun kondisi permukaan air di wilayah Kecamatan Danau Sembuluh dan Seruyan Raya masih stabil, namun masyarakat di daerah dataran rendah tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan banjir dalam beberapa hari ke depan.
Kapolsek Danau Sembuluh Iptu Rakhmat Effendi dalam laporan terbarunya menyampaikan, bahwa hasil pemantauan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan belum menemukan adanya desa yang terdampak banjir.
"Namun, untuk sementara jika potensi banjir tetap ada jika curah hujan meningkat," ujarnya, Rabu (2/4).
Dijelaskannya, sebagai langkah antisipasi, Polsek Danau Sembuluh telah melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan selokan dan anak sungai untuk mengurangi risiko genangan air yang dapat berujung banjir.
Selain itu, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana darurat.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penentuan lokasi Posko Banjir di Desa Telaga Pulang dan Desa Terawan.
“Sosialisasi kepada warga yang bermukim di bantaran sungai juga terus ditingkatkan agar mereka lebih waspada terhadap potensi bencana,” ujar Kapolres Seruyan melalui Kabagops Seruyan, AKP Herbet Parhulutan Simanjuntak.
Ia juga menekankan bahwa personel di lapangan akan terus melakukan patroli pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah antisipasi bencana.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko bencana yang lebih besar," pungkasnya.
Sementara itu, pada tahun 2024 lalu banjir cukup parah melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Seruyan, dan berdampak kepada ribuan kepala keluarga, dan hal itu tidak lepas dari meluapnya DAS Seruyan.(rdw/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama