NANGA BULIK-radarsampitjawapos.com-Dua kebakaran rumah terjadi dalam sehari, Sabtu (28/9/2024) petang. Pertama di RT 9 Nanga Bulik seberang dan yang kedua di RT 12a. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kedua kejadian tersebut.
Kepala Satpol PP dan damkar kabupaten Lamandau Aprimeno mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Sehingga pihak berwajib masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.
Kebakaran di RT 9 Nanga Bulik lokasinya di seberang sungai, sehingga petugas tidak bisa membawa mobil damkar. Sehingga setelah mendapatkan informasi sekitar pukul 16.00 WIB pihaknya langsung menyeberang sungai menggunakan perahu warga dan membawa mesin apung untuk memadamkan api.
Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah lainnya dalam waktu kurang dari satu jam. Dengan dibantu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, dan petugas Polsek Bulik serta warga sekitar.
Sementara itu, kebakaran rumah di RT 12a, terjadi sekitar pukul 19.00 wib di dalam sebuah gang sempit .Sehingga menyulitkan mobil pemadam untuk mencapai lokasi.
Beruntung, warga sekitar cukup sigap dalam memadamkan api, saat asap mulai terlihat dan api masih belum terlalu besar. Sehingga saat tim pemadam datang, api telah padam, dan pihak Damkar tinggal melakukan pendinginan.
"Sampai di tempat kejadian api terlebih dahulu diminimalisir warga sekitar rumah terjadinya kebakaran, sehingga yang hangus terbakar hanya sebagian dinding kamar dan juga lemari pakaian. Petugas Damkar hanya melakukan pendinginan dan dokumentasi,” imbuh Aprimeno.
Dengan maraknya kejadian kebakaran rumah akhir-akhir ini, Aprimeno mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan berhati-hati dalam menggunakan kompor minyak, kompor gas, lilin, pelita, jaringan listrik yang tidak tertata dan lain-lain yang dapat memicu kebakaran.
"Terlebih lagi jika meninggalkan rumah kosong, pastikan alat-alat yang menimbulkan api tidak sedang hidup, " tegasnya. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama