"Ada lima kategori yang akan diperlombakan dalam Lomba Mancing Lestari Bupati Cup 2024 September nanti. Yaitu kategori udang galah terbesar atau terberat, ikan papuntin terbesar atau terberat, ikan sungai terbesar atau terberat, pemancing terunik dan pemancing legend," ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap dari Dinas Perikanan Kotim, selaku Ketua Tim Pelaksana Ikhsan Humairi.
Dipaparkannya, masing-masing kategori lomba akan mendapatkan hadiah, juara 1 Rp 1.250.000, juara 2 Rp 1.000.000, juara 3 Rp 750.000. Juara harapan 1 Rp 500.000, juara harapan 2 Rp 350.000, juara harapan 3 Rp 250.000.
Panitia sudah membuka pendaftaran bagi peserta yang akan mengikuti lomba Mancing Lestari Bupati Cup 2024 mulai tanggal 18 Agustus lalu. Akhir pendaftaran pada tanggal 11 September 2024 pukul 23.00 WIB, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000, berlaku untuk semua pendaftar.
Untuk pendaftaran dilakukan dengan dua cara yaitu online dan offline. Untuk online sudah disediakan form pendaftaran melalui google forms (barcode/QR code). Sedangkan Lokasi pendaftaran langsung atau pendaftaran offline melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Jalan A Yani Sampit di Bidang PIKP. Kemudian di Dinas Perikanan Kotim Jalan Jendral Sudirman kilometer 7. Baniang 42 Jaya Kelurahan Mentaya Seberang Kecamatan Seranau dan di Jalan Iskandar 17 Nomor 60 Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Ikhsan melanjutkan, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh peserta, diantaranya panitia tidak menyediakan perahu atau klotok maupun penginapan untuk peserta.
"Peserta hanya boleh menggunakan tiga pancing atau joran saat perlombaan. Setiap peserta nantinya akan mendapatkan kupon undian yang akan diundi di puncak acara. Hadiah utama satu unit sepeda motor dan juga banyak hadiah menarik,” paparnya.
Sementara untuk pembukaan dijadwalkan pada Sabtu tanggal 14 September 2024, yang akan dilaksanakan kegiatan dengan konsep 'Sampit Bahari Berbudaya', bekerjasama dengan sejumlah pengisi acara, antara lain tarian siswa SMP Mentaya Seberang, musik Karungut dari Desa Ganepo, bazar dan technical meeting.
Puncak acara yakni pelepasan peserta atau acara lomba akan dilaksanakan pada Minggu 15 September 2024 , mulai dari pukul 07.00 – 14.00 WIB. Diselingi juga dengan acara hiburan, sosialisasi dari penyuluh perikanan dan penyuluh BKSDA.
Ikhsan menambahkan, pesan yang ingin disampaikan atau diangkat dari kegiatan ini yaitu Sampit bahari yang berbudaya menjaga ekosistem air dan sungai melalui event lomba mancing dan menjadi salah satu alternatif pariwisata Kotim.
"Dalam rangka memunculkan daya tarik dan pariwisata Kotim aspek pancing undang, maka hasil pancingan dalam lomba tersebut akan dikembalikan kepada peserta atau akan disumbangkan kepada panti asuhan terdekat," pungkasnya. (yn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama