PALANGKARAYA,radarsampit.jawapos.com- Warga Jalan Garuda, Palangka Raya digemparkan dengan penemuan jasad seorang pengrajin manik-manik khas Dayak berinisial LI, Jumat malam (15/5). Perempuan berusia 63 tahun itu ditemukan telah tak bernyawa/meninggal dunia di dalam galeri toko miliknya.
Informasi di lokasi menyebutkan, dua hari sebelumnya yang bersangkutan tidak ada kabar berita dan sulit dihubungi, baik melalui telepon maupun pesan whatsapp, oleh anaknya, inisial Ro (32). Lantaran curiga, pihak keluarga kemudian mendatangi toko kerajinan khas Dayak Bawi Kameloh, tempat wanita itu tinggal seorang diri.
Saat tiba di lokasi, kondisi toko dalam keadaan gelap dan pintu terkunci dari dalam. Keluarga sempat memanggil dari luar, namun tidak mendapat jawaban. Setelah melihat ke dalam toko, wanita itu terlihat dalam posisi tertelungkup di dekat etalase barang dagangan.
“Dua hari tidak ada respons, maka itu anaknya ke lokasi galeri milik almarhumah,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, AKP Eka Patli Gaol, yang turut menyelidiki kejadian tersebut, Minggu (17/5).
Baca Juga: Penemuan Jenazah Membusuk di Barak di Kecamatan Sebangau Diselidiki
Dari informasi yang digali pihaknya, LI diketahui sudah lama menderita autoimun,diabetes dan tekanan darah tinggi. Petugas pun memastikan tidak ditemukan tanda-tanda pidana dalam kematiannya.
“Di lokasi juga ditemukan obat-obatan yang sering dikonsumsi.Jadi tidak ditemukan unsur pidana,” tegas Eka.
Sementara itu, Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar menambahkan, sebelum meninggal dunia yang bersangkutan diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Namun demikian, kepolisian tetap melakukan proses penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.”Diduga lantaran sakit.Namun tetap sejumlah saksi dimintai keterangan,” tandasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama