
KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti secara virtual oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan, Sukardi, Senin (18/5/2026).
Rakor yang digelar melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Asisten Setda Seruyan itu membahas sejumlah agenda strategis.
Baca Juga: Waspadai Penyelewengan Pupuk Subsidi
Selain langkah konkret pengendalian inflasi daerah, pertemuan juga menyinggung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Pengawasan Obat dan Makanan serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal.
“Kami diminta terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan inflasi tetap terkendali,” kata Sukardi.
Berdasarkan laporan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kedua Mei 2026, Kabupaten Seruyan mencatat angka -1,91 atau berada pada kategori turun.
Baca Juga: Fasilitas Perumahan Jangan Bebani Daerah!
Penurunan itu dipengaruhi beberapa komoditas utama, terutama cabai rawit dengan andil -1,2887, cabai merah -0,401, serta daging ayam ras sebesar -0,2336.
Meski demikian, fluktuasi harga tertinggi pada pekan berjalan masih terjadi pada komoditas cabai merah dengan angka 0,152971123.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena komoditas pangan dinilai sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





