Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perbaikan Jalan di Kotim di Akhir 2025 Hampir Tuntas. Berikut Rinciannya

Heny Pusnita • Jumat, 2 Januari 2026 | 14:05 WIB

 

Ilustrasi pekerjaan perbaikan jalan di Kota Sampit
Ilustrasi pekerjaan perbaikan jalan di Kota Sampit

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Proyek rekonstruksi perbaikan jalan di Kabupaten Kotawaringin Timur yang dikebut dalam dua bulan terakhir, ditargetkan tuntas akhir tahun ini.

Dari 67 paket kegiatan yang dianggarkan menggunakan sumber dana APBD Perubahan yang mana terdapat delapan paket kegiatan prioritas dengan anggaran paling besar, diantaranya yaitu rekonstruksi Jalan Pramuka sepanjang 2,1 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 10 Miliar sudah selesai dikerjakan. Perbaikan jalam yang menelan anggaran cukup besar ini dikerjakan dengan mekanisme Cement Treated Base (CTB) dengan mencampurkan material baru dan material daur ulang.

Paket kegiatan berikutnya, perbaikan Jalan Bengkirai berupa penimbunan agregat sepanjang 1,6 kilometer yang dianggarkan sebesar Rp 3 Miliar, Jalan Lesa Parenggean pengaspalan jalan sepanjang 920 meter yang dianggarkan sebesar Rp3 Miliar.

Kemudian, Jalan Nyai Enat pengaspalan sepanjang 655 meter dianggarkan sebesar Rp 3,5 Miliar, Jalan Samudera Kotabesi pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 510 meter yang dianggarkan sebesar Rp 1,5 Miliar, Jalan Wengga Metropolitan pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 350 meter yang dianggarkan sebesar Rp 1.350.000.000 dan Jalan Jenderal Sudirman KM 14 Kawasan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) sepanjang 400 meter spot tertentu yang dianggarkan sebesar Rp1,2 Miliar sebagian besar sudah selesai dikerjakan.

Baca Juga: Dewan Pertanyakan Kelanjutan Proyek Sirkuit Roadrace di Sampit

"Jalan Pramuka, Jalan Samudera, Jalan Jenderal Sudirman KM 14, Jalan Wengga Metropolitan sudah selesai dikerjakan seminggu yang lalu. Sementara, di Jalan Bengkirai, Jalan Lesa, Jalan Nyai Enat ditargetkan selesai besok pada 31 Desember 2025," kata Mentana Dhinar Tistama, Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBKPRKP Kotim Nur Aina, Selasa (30/12).

Dan, khusus paket kegiatan di Jalan Anggur III sepanjang 525 meter yang terbagi menjadi pekerjaan pembanguan 225 meter berupa rekonstruksi jalan rigid pavement dengan ketinggian 50 cm dari eksisting jalan dan 280 meter overlay aspal yang dikerjakan oleh CV Amin Karya Jaya selaku pelaksana dengan anggaran sebesar Rp 1.939.007.095 masih belum tuntas dikarenakan kendala cuaca hujan.

Untuk diketahui, masa kontrak kerja di Jalan Anggur III telah dimulai pada tanggal 26 November 2025 dan berakhir pada 30 Desember 2025.

"Sampai dengan hari terakhir ini, progress pekerjaan yang sudah selesai 82 persen. Sepanjang 280 meter lapis aspal sudah selesai dikerjakan, sedangkan sepanjang 225 meter berupa rigid pavement masih belum selesai dikarenakan terkendala cuaca dan eksisting jalan yang rawan banjir sehingga badan jalan perlu ditinggikan 50 cm dari eksisting jalan," jelasnya.

Dengan keterlambatan pekerjaan yang tak sesuai target, pihak pelaksana terpaksa harus menghadapi konsekuensi berupa sanksi denda.

"Dikarenakan pekerjaan belum selesai hingga melewati tenggat waktu yang telah ditetapkan, maka sesuai aturan ada pengenaan sanksi denda yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak kerja. Pengenaan denda ini dikenakan per hari, apabila pelaksana semakin lama menyelesaikan, maka denda yang harus dibayarkan juga semakin besar," terangnya.

Lebih lanjut, Aina menjelaskan 67 paket kegiatan ini tersebar merata di 17 kecamatan Se-Kotim.

"Hanya delapan paket kegiatan yang paling besar anggarannya, sedangkan paket kegiatan lainnya di bawah Rp 500 juta," katanya

Selain itu, adapula perbaikan jalan yang dikerjakan menggunakan sumber dana pokok pikiran (pokir) sebesar Rp 38 Miliar sebanyak 214 kegiatan yang dikerjakan DSDABMBKPRKP Kotim.

214 kegiatan tersebut meliputi 61 paket kegiatan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, 68 kegiatan di Baamang 7 kegiatan di Seranau, 13 kegiatan di Mentaya Hilir Utara, 21 kegiatan di Mentaya Hilir Selatan, 8 kegiatan di Teluk Sampit, 7 kegiatan di Pulau Hanaut, 2 kegiatan di Telawang, 4 kegiatan di Cempaga, 7 kegiatan di Cempaga Hulu, 9 kegiatan di Parenggean, 2 kegiatan di Tualan Hulu dan 5 kegiatan di Kecamatan Bukit Santuai.

"Rekonstruksi perbaikan jalan dari dana pokir ini masuk paket APBD murni yang tidak mengalami perubahan," pungkasnya. (hgn)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Terkendala Cuaca #rekontruksi #perbaikan jalan #sampit #parenggean #kotim #Dinas sdabmbk #PRKP