Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Prediksi Tiga Hari ke Depan, Hujan Lebat Beruntun Mengguyur Wilayah Kalteng

Usay Nor Rahmad • Kamis, 4 Desember 2025 | 15:30 WIB
Banjir di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotim, dikabarkan meluas, Kamis (4/12).
Banjir di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotim, dikabarkan meluas, Kamis (4/12).

radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya, kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 4–6 Desember 2025.

Dalam tiga hari ke depan, hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah diprediksi berada dalam kondisi kritis akibat hujan lebat beruntun yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG menyampaikan bahwa analisis atmosfer menunjukkan adanya daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memicu pertumbuhan awan konvektif.

Kondisi tersebut diperkuat oleh kelembapan udara yang cukup basah serta labilitas lokal yang kuat, sehingga peluang terjadinya hujan intens semakin besar.

Selama tiga hari berturut-turut, hujan sedang hingga lebat berpotensi melanda seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Wilayah tersebut antara lain Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya. Seluruhnya masuk dalam kategori berisiko mengalami cuaca ekstrem dengan durasi hujan yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul akibat hujan lebat tersebut.

Ancaman berupa genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang berpotensi muncul di sejumlah wilayah. Selain itu, fenomena seperti angin puting beliung juga dapat terjadi dalam skala lokal yang biasanya muncul secara mendadak. (oes)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Tiga Hari #BMKG #ancaman #PALANGKA RAYA #sampit #mengguyur #kalteng #tjilik riwut #hujan lebat