PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Kepanikan melanda sejumlah warga Jalan Sisingamangaraja I setelah seekor ular tedung memasuki pekarangan depan rumah, Kamis (27/11/2025).
Beruntung, tidak ada warga yang dipatuk, mengingat ular jenis ini sangat mematikan hanya dalam hitungan menit.
Setelah upaya selama sekitar 30 menit, ular akhirnya dievakuasi Tim Rescue Damkar Kota.
Koordinator Tim Rescue Sucipto bersama anggotanya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga.
Sucipto mengatakan, ular berukuran sekitar 80 sentimeter dengan diameter kurang lebih tiga per empat inci itu dievakuasi dalam kondisi aman.
Petugas kemudian memasukkannya ke dalam karung sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman.
”Tegang dalam penanganan, karena ini ular tak main-main,” ungkapnya.
Dia menuturkan, respons cepat sangat penting mengingat keberadaan ular berbisa di lingkungan warga dapat membahayakan keselamatan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan segera menghubungi petugas bila menemukan satwa berbahaya.
”Ular jenis berbisa dapat menimbulkan risiko serius. Bila terjadi gigitan dan tidak segera ditangani tenaga medis, kondisinya bisa cepat memburuk. Karena itu, keselamatan warga selalu kami utamakan,” ujarnya.
Damkar juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama pada musim tertentu ketika ular lebih sering berpindah tempat mencari makanan atau tempat berteduh. Masyarakat diminta tidak sembarangan melakukan evakuasi sendiri.
”Ingat, jangan sembarangan evakuasi ular,” tegasnya. (daq/ign)
Editor : Gunawan.