Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cuaca Ekstrem Potensial Jadi Momok, Semua Unsur di Kalteng Siap Turun Tangan

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 6 November 2025 | 09:10 WIB
PENGECEKAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengecek kesiapan peralatan di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Rabu (5/11/2025).
PENGECEKAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengecek kesiapan peralatan di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Rabu (5/11/2025).

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Unsur pemerintahan di Kalimantan Tengah memastikan kesiapan semua unsur dalam menghadapi potensi bencana alam akibat fenomena La Nina yang diperkirakan terjadi hingga awal 2026.

Kesiapan tersebut terlihat dari Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Rabu (5/11).

Kegiatan itu dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan pejabat lainnya.

Kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia itu diikuti sekitar 2.850 personel gabungan.

Terdiri dari 600 anggota Polri, pasukan TNI dari Yon 830 Isen Mulang dan Brigif 86 Mandau, serta unsur Basarnas, Satpol PP, Tagana, Dishub, Dishut, Dinkes, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dan Manggala Agni.

Iwan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kesiapsiagaan.

”Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menghadapi situasi tanggap darurat bencana,” tuturnya.

Dia menjelaskan, apel tersebut bertujuan mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat koordinasi antarlembaga agar penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.

”Sehingga kita bisa melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan secara cepat, agar masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan pelayanan maksimal,” tegasnya.

Berdasarkan data BMKG, lima wilayah di Kalteng berpotensi mengalami banjir pada 2025.

Jika tahun sebelumnya banjir melanda Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan, maka tahun ini potensi tinggi terdapat di Kapuas, Katingan, dan Seruyan.

”Tetapi kita juga tetap mengantisipasi wilayah-wilayah lain yang sering banjir,” tambah Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia, karena berada di Ring of Fire.

Data BNPB hingga 19 Oktober 2025 mencatat 2.606 kejadian bencana nasional yang menyebabkan korban jiwa, kerugian ekonomi, dan kerusakan fasilitas umum.

”Diperlukan kesiapan optimal dari semua elemen agar mampu menekan risiko bencana yang bisa memakan korban jiwa serta mengganggu stabilitas nasional,” ujar Iwan.

Dia juga menekankan sejumlah langkah penting, yakni melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan, menyampaikan informasi ancaman bencana secara cepat, memastikan kesiapan personel, logistik, dan sarana prasarana, serta mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan empati dalam tanggap bencana.

”Laksanakan dengan profesional dan humanis. Konkretnya, lakukan yang terbaik untuk masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Agustiar menegaskan, Pemprov Kalteng telah menyiapkan personel, logistik, dapur umum, serta memetakan titik-titik rawan banjir berikut rencana bantuan sosial bagi warga terdampak.

”Kami juga akan mengaktifkan penyuluhan masyarakat agar lebih waspada terhadap banjir, termasuk mengajak warga membersihkan saluran air dan menyiapkan tempat evakuasi,” ungkapnya.

Dia meminta semua unsur di Kalteng semakin siap dan sigap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di pengujung tahun.

”Kita bisa melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan secara cepat dengan respon yang tanggap, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik apabila terdampak bencana,” katanya. (daq/ign)

Editor : Gunawan.
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #polda kalteng #bencana #cuaca ekstrem