Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Balap Ketinting di Sungai Lamandau: Menggairahkan Tradisi, Menggerakkan Ekonomi

Ria Mekar Anggreany • Minggu, 29 Juni 2025 | 18:04 WIB
KENCANG: Joki balap ketinting memacu perahu dengan kecepatan tinggi di Sungai Lamandau. RIA/RADAR SAMPIT
KENCANG: Joki balap ketinting memacu perahu dengan kecepatan tinggi di Sungai Lamandau. RIA/RADAR SAMPIT

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Sebagai daerah yang mengandalkan sungai sebagai jantung kehidupan, perahu motor ketinting bukanlah hal baru bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Balap Ketinting di Sungai Lamandau baru pertama kali digelar. Event yang jadi tontonan ribuan warga ini diikuti peserta dari Lamandau, Kotawaringin Lama, dan Pangkalan Bun. 

Ketinting merupakan perahu kecil bermesin ini merupakan transportasi andalan masyarakat dahulu saat jalan darat belum semulus saat ini. 

Sebagai wahana hiburan masyarakat serta mengenalkan kembali tradisi masyarakat di masa lampau kepada para generasi muda, untuk pertamakalinya Desa Kujan Kecamatam Bulik menggelar balap ketinting. 

Meski sempat diguyur hujan, sejak pagi ratusan warga sudah berjajar di sepanjang Sungai Lamandau untuk menonton balap ketinting. Perlombaan yang cukup menegangkan dan memicu adrenalin ini sangat diminati. 

Para peserta beradu kecepatan dan ketangkasan mengendalikan perahu tradisional mereka di atas permukaan air Sungai Lamandau. Sorak sorai penonton dan suara mesin menciptakan atmosfer yang meriah dan penuh semangat.

"Kegiatan ini diinisiasi oleh warga. Meskipun baru pertama kali, alhamdulillah antusiasme peserta dan masyarakat sangat tinggi. Banyak UMKM yang berjualan di sepanjang area balapan ikut kecipratan rejeki," ujar Kepala Desa Kujan Rony Sanjaya. 

Sementara itu ketua panitia lomba Alan membeberkan bahwa lomba ini diikuti sebanyak 23 perahu ketinting. Peserta tidak hanya berasal dari Lamandau, tapi juga dari Kotawaringin Lama dan Pangkalan Bun. 

Ia menjelaskan, pemilihan Sungai Lamandau sebagai lokasi lomba bukan tanpa alasan. Sungai Lamandau yang menghubungkan sejumlah desa dan kecamatan, memiliki keindahan alam  dan sejarah yang erat kaitannya dengan perahu ketinting.  

"Sungai ini menjadi saksi bisu perjalanan perahu ketinting turun temurun, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat, sebagai sarana transportasi yang sangat penting pada masanya," tuturnya. (mex/yit) 

 

Editor : Slamet Harmoko
#lamandau #balap perahu #sungai lamandau #Balap Ketinting #ekonomi