Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sebulan Tak Terlihat, Seorang Warga Pangkalan Bun Ditemukan Jadi Mayat dan Nyaris Tinggal Tulang

Syamsudin Danuri • Senin, 12 Mei 2025 | 21:10 WIB
Evakuasi jenazah yang ditemukan nyaris tinggal tulang, di RT 30 Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (11/5).
Evakuasi jenazah yang ditemukan nyaris tinggal tulang, di RT 30 Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (11/5).

PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com - Warga RT 30 Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mendadak geger, Senin (11/5/2025). Sesosok mayat yang nyaris tinggal tulang belulang ditemukan di sebuah rumah yang belum sepenuhnya rampung.

Identitas jenazah berjenis kelamin laki-laki itu diketahui bernama Ahmad Zuldin (55) warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Namun informasi di lapangan menduga, jenazah itu merupakan warga Pangkalan Bun yang berdomisili di wilayah Kecamatan Pangkalan Lada dan sekitar satu bulan lebih tak kelihatan hingga akhirnya ditemukan telah membusuk.

Kepala Desa Pandu Senjaya Jumilan mengungkapkan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang akan memancing dan melintasi lokasi.“Informasinya penghuni rumah tersebut sudah sekitar satu bulan tidak terlihat hingga akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat,” ungkapnya.

Menurutnya almarhum sudah cukup lama tinggal di Pandu Senjaya, namun sebelum membangun rumah, dia sempat mengontrak.

Jumilan juga menyebutkan,  warga sekitar awalnya tidak curiga dengan tidak tampaknya almarhum selama sebulan lebih, karena memang dikenal sering bekerja keluar daerah.“Almarhum ini diketahui sering bekerja ke luar daerah (Pangkalan Lada), sehingga tidak ada yang curiga ketika lama tidak terlihat di rumah,” tegasnya.

Setelah itu mayat tersebut pun dievakuasi oleh tim Inafis Polres Kobar ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk proses selanjutnya.

Menurut Jumilan, korban tinggal seorang diri, istrinya berada di Semarang, sementara anaknya ada 2 orang, yang satunya di Pangkalan Bun dan satunya bertugas di Jakarta.

Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Theodorus Prio Santosa membenarkan kejadian tersebut dan anggotanya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut perihal penyebab kematiannya. (sam/sla/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#ditemukan jadi mayat #kotawaringin barat #pangkalan lada #Jenazah #dievakuasi #Pangkalan Bun #mayat