SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Penumpukan sampah di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dinilai sudah melewati batas.
Sampah yang menumpuk sampai menggunung yang diperkirakan mencapai puluhan ton.
Pantauan di lokasi, Rabu (6/11), sampah tersebut sengaja ditumpuk di pinggiran jalan menuju kawasan Sport Center tersebut.
Sampah dari berbagai jenis, baik plastik hingga makanan ditumpuk menjadi satu hingga meluber ke jalan.
Selain penumpukan di luar kewajaran, sampah itu juga mengeluarkan bau menyengat.
Sebagian besar sampah rumah tangga berhamburan di jalan akibat banyaknya anjing liar yang membongkar tumpukan tersebut. Sebagian sampah terlihat mulai membusuk.
Ketua DPRD Kotim Rimbun mengatakan, seharusnya penumpukan sampah tidak terjadi di lokasi itu.
”Ini kan bukan TPA, kenapa bisa begini? Ini nanti saya coba tegaskan ke Pemkab Kotim kenapa bisa sampai menumpuk seperti ini dan tidak diurus,” ujar Rimbun saat meninjau ke lokasi.
Menurut Rimbun, bau sampah yang menyengat dan meluber ke jalan umum tentunya disinyalir karena ada persoalan di balik pengelolaan sampah di Kotim.
”Kalau ada masalah harusnya disampaikan, karena kami sedari awal sudah komitmen untuk menata sampah ini melalui program yang sudah berjalan,” tegasnya.
Rimbun melanjutkan, penumpukan sampah yang begitu banyak tersebut beredar di media sosial. Bahkan menimbulkan sentimen negatif dari para pengguna media sosial terhadap Pemkab Kotim.
”Ini nanti harus kita benahi. Bagaimana caranya ini harus dibuang ke TPA dan jangan dijadikan lagi jalan ini sebagai tempat pembuangan sampah, karena ini adalah kawasan permukiman,” katanya. (ang/ign)
Editor : Gunawan.