Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ternyata Begini Kronologi Kecelakaan Maut Pengendara Scoopy vs BRV di Sampit

Fahry Ilhami Samosir • Jumat, 20 September 2024 | 12:54 WIB

 

LANGSUNG TEWAS: Kondisi mobil yang ringsek di bagian depan setelah menghantam pengendara motor di Jalan Cut Mutia, Sampit, Kamis (19/9).
LANGSUNG TEWAS: Kondisi mobil yang ringsek di bagian depan setelah menghantam pengendara motor di Jalan Cut Mutia, Sampit, Kamis (19/9).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Cut Mutia, Sampit, pada Kamis (19/9) pagi, menjadi perbincangan warga Kotim, terutama di media sosial.

Seorang ibu rumah tangga pengendara motor, Fi, meninggal dunia di tempat setelah tertabrak mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi di tikungan jalan sempit.

Hingga tadi malam, belum banyak informasi yang terungkap terkait kecelakaan ini, termasuk alasan pengemudi memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi di jalan yang tidak memadai.

Rekaman CCTV di lokasi kejadian memperlihatkan detik-detik kecelakaan tersebut, yang kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapatkan beragam respons dari warganet.

Berdasarkan pengamatan dari video berdurasi 24 detik, korban awalnya mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, bersama seorang pengendara lain yang juga seorang perempuan.

Ketika memasuki tikungan, korban langsung ditabrak oleh mobil yang datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Mobil tersebut melaju kencang di jalan yang sempit, bahkan ketika memasuki tikungan. Dalam video yang diperlambat, terlihat jelas bahwa benturan antara mobil dan korban sangat keras.

Benturan tersebut mengakibatkan korban terpental jauh, bahkan tubuhnya melayang hampir sepuluh meter dari lokasi tabrakan pertama. Saat terlempar di udara, korban diduga masih bernapas.

Korban akhirnya diduga meninggal setelah mobil kembali menabrak tubuhnya sebelum jatuh ke tanah. Mobil baru berhenti setelah menyeret korban beberapa meter di bawah bagian depan kendaraan. Ketika dievakuasi warga, korban sudah tidak bernyawa.

Informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Fery Maulana, yang membawa tiga penumpang lainnya.

"Saya kira ada gempa bumi, tapi ternyata itu kecelakaan," ujar Endang, salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera mendekat untuk memberikan bantuan dan mengevakuasi korban.

"Saat itu, korban langsung terseret ke bawah mobil, sedangkan motornya terpental jauh karena kerasnya benturan," tambahnya.

Fery Maulana, pengemudi mobil, langsung diamankan oleh petugas Satlantas Polres Kotim untuk dimintai keterangan. Ia tampak tertunduk malu ketika diinterogasi oleh petugas.

Kasatlantas Polres Kotim, AKP Firdaus Canggih Pamungkas, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

"Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi dan pengemudi mobil. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan nanti," ujar Canggih di kantornya.

Dari sejumlah komentar di media sosial, diketahui bahwa korban meninggalkan tiga orang anak, salah satunya masih kecil. Tragisnya, kecelakaan ini terjadi tak lama setelah suami korban meninggal dunia. (sir/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#pengendara scoopy #Tabrakan Scoopy vs BRV #honda BRV #kecelakaan sampit #kecelakaan maut di sampit