Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Veda Ega Pratama Diterjang Kabar Buruk

Farid Mahliyannor • Kamis, 28 Mei 2026 | 20:33 WIB
Veda Ega Pratama (kanan) menghadapi tekanan besar dari Brian Uriarte jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama (kanan) menghadapi tekanan besar dari Brian Uriarte jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (Honda Team Asia)

 

Radarsampit.jawapos.com - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi ancaman serius pada Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, 29-31 Mei, setelah rival utamanya, Brian Uriarte, datang dengan performa menanjak. Veda masih memimpin klasemen rookie Moto3 2026 dengan 58 poin, tetapi keunggulannya mulai terancam usai Uriarte tampil impresif pada GP Catalunya.

Moto3 Italia 2026 diprediksi menjadi salah satu balapan paling krusial bagi perebutan status rookie terbaik musim ini.

Persaingan makin panas karena kedua pembalap muda tersebut sama-sama menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang enam seri awal.

Konsistensi Veda Ega Pratama Jadi Sorotan

Veda Ega Pratama menjadi salah satu rookie paling konsisten pada Moto3 2026 bersama Honda Team Asia.

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu sukses mencuri perhatian sejak awal musim lewat performa stabil di papan tengah hingga barisan depan.

Baca Juga: Paket Nonton F1 Monza 2026 Dibuka. Harga Mulai Rp16 Jutaan

Dari enam seri yang sudah berlangsung, Veda berhasil meraih satu podium saat finis ketiga pada GP Brasil. Selain gagal finis di GP Amerika, pembalap berusia 17 tahun tersebut selalu mampu menembus posisi 10 besar.

Catatan itu membuat Veda mengoleksi 58 poin dan bertengger di puncak klasemen rookie Moto3 2026.

Performa tersebut sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda Asia paling menjanjikan di ajang grand prix musim ini.

Mugello kini menjadi ujian penting berikutnya bagi Veda Ega Pratama. Sirkuit berkarakter cepat tersebut dikenal menuntut keberanian, slipstream yang tepat, dan kemampuan menjaga ritme sejak sesi latihan hingga balapan utama.

Brian Uriarte Datang dengan Ancaman Nyata

Ancaman terbesar Veda datang dari Brian Uriarte yang kini membela Red Bull KTM Ajo. Pembalap asal Spanyol tersebut berada di posisi kedua klasemen rookie dengan selisih 16 poin dari Veda.

Baca Juga: Paket Nonton F1 Monza 2026 Dibuka. Harga Mulai Rp16 Jutaan

Uriarte bukan nama asing bagi Veda Ega Pratama. Keduanya sudah beberapa kali terlibat persaingan ketat saat tampil di Red Bull Rookies Cup 2025 sebelum akhirnya naik kelas ke Moto3 musim ini.

Jelang Moto3 Italia 2026, Uriarte datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah tampil kompetitif pada GP Catalunya.

Murid Emilio Alzamora itu bahkan sempat beberapa kali memimpin jalannya balapan sebelum finis di posisi keempat.

“Minggu lalu kami menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan para pembalap terdepan,” kata Uriarte seperti dikutip dari laman resmi KTM Ajo.

“Jadi sekarang saatnya untuk membuktikan bahwa itu bukan hanya kejadian sekali saja,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal ancaman nyata bagi Veda Ega Pratama. Uriarte kini mulai menemukan ritme terbaiknya setelah menjalani masa adaptasi pada musim debut di Moto3.

Murid Eks Manajer Marc Marquez Mulai Panas

Nama Emilio Alzamora ikut menjadi perhatian dalam perkembangan Brian Uriarte musim ini. Alzamora dikenal sebagai sosok penting di balik perjalanan karier Marc Marquez hingga meraih banyak gelar dunia.

Baca Juga: SPMB SMP Kota Palangka Raya Dibuka Akhir Juni. Disdik Siapkan Empat Jalur Pendaftaran

Sentuhan Alzamora mulai terlihat dalam gaya balap Uriarte yang agresif tetapi tetap terukur. Pada GP Catalunya, Uriarte mampu menjaga konsistensi lap dan bertarung melawan rombongan depan hingga akhir lomba.

“Kami bekerja dengan baik, tim banyak membantu saya untuk mempermudah adaptasi, jadi kita lihat apa yang bisa kita raih di Italia,” ujar Uriarte.

“Kami belajar banyak dari semua situasi di Barcelona, jadi kami akan mencoba untuk membangunnya dan meningkatkan hasil terbaik kami saat ini yaitu posisi keempat,” imbuhnya.

Moto3 Italia 2026 menjadi kesempatan besar bagi Uriarte untuk memangkas jarak poin dari Veda.

Jika kembali finis di posisi depan sementara Veda gagal maksimal, persaingan rookie bisa berubah drastis sebelum memasuki pertengahan musim.

Mugello Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Rookie Terbaik

Sirkuit Mugello dikenal sebagai salah satu trek paling menantang dalam kalender Moto3. Karakter lintasan cepat dengan kombinasi tikungan flowing membuat balapan di Italia sering menghadirkan duel rapat hingga lap terakhir.

Uriarte mengaku sangat antusias menghadapi balapan di Mugello. Pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut ingin membuka rangkaian balapan back to back dengan hasil maksimal.

Baca Juga: Pertamina Masih Abaikan Pelosok Kotim, Wilayah Utara Terus Kesulitan Solar Subsidi

“Mugello adalah sirkuit yang spektakuler, jadi kami akan mencoba untuk menikmatinya sepenuhnya,” kata Uriarte. “Dan kami juga ingin mendapatkan hasil yang baik untuk memulai rangkaian balapan dua pekan beruntun ini dengan cara terbaik pula,” lanjutnya.

Bagi Veda Ega Pratama, Moto3 Italia 2026 bukan sekadar balapan biasa. Seri di Mugello bisa menjadi momentum untuk mempertegas dominasinya sebagai rookie terbaik musim ini atau justru membuka jalan kebangkitan rival terdekatnya dari Spanyol. (jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#gp catalunya #ilalia 2026 #pembalap indonesia #balap motor #moto3