
SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengoptimalkan sistem pengadaan barang dan jasa secara digital melalui platform Mbizmarket pada 2026 ini.
Langkah ini tidak hanya untuk mempermudah proses belanja pemerintah, tetapi juga diharapkan mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kotim Rifarna Montazriani mengatakan, penggunaan platform digital tersebut kini mulai berjalan di sejumlah organisasi perangkat daerah, terutama untuk kebutuhan alat tulis kantor (ATK) dan makan minum.
“Sekarang ini mulai jalan, khususnya untuk ATK dan makan minum. Mulai ada hasil. Jadi setiap transaksi, daerah akan dapat pembagian keuntungan,” kata Rifarna.
Penggunaan Mbizmarket dilakukan setelah adanya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kotim dengan PT. Brilliant Ecommerce Berjaya selaku pengelola platform tersebut terkait digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui marketplace daring.
Kerja sama itu ditandatangani langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor, di Jakarta pada November 2025 lalu. Selain melibatkan pemerintah daerah dan pihak Mbizmarket, kerja sama juga menggandeng BUMD PT. Habaring Hurung.
Rifarna menjelaskan, selama ini pengadaan barang dan jasa pemerintah umumnya dilakukan melalui e-katalog pemerintah.
Namun, regulasi juga membuka peluang penggunaan platform lain yang tetap berada dalam pengawasan pemerintah, salah satunya Mbizmarket yang terhubung melalui sistem Inaproc dan e-katalog.
Menurut dia, keuntungan yang diperoleh daerah berasal dari setiap transaksi yang dilakukan melalui platform tersebut. Dari total pendapatan transaksi sebesar 2,25 persen, sebagian dibagikan kepada daerah dan BUMD.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





