Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Mapolres Dijaga Ketat! OTT KPK di Tulungagung Seret 16 Orang, Bupati hingga Pejabat Ramai-Ramai Diperiksa

Slamet Harmoko • Sabtu, 11 April 2026 | 07:50 WIB
Personel kepolisian menjaga ketat Mapolres Tulungagung pada Jumat malam. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Personel kepolisian menjaga ketat Mapolres Tulungagung pada Jumat malam. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

Radarsampit.jawapos.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026), menyita perhatian publik. Sebanyak 16 orang diamankan dalam operasi senyap tersebut, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Mengutip Radar Tulungagung (Jawa Pos Group), pihak-pihak yang terjaring OTT saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulungagung pada Jumat malam.

Situasi di Mapolres terlihat berbeda dari biasanya. Gerbang utama yang umumnya terbuka tampak tertutup rapat, dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap yang mengawasi akses keluar-masuk.

Baca Juga: OTT KPK Jerat Bupati Tulungagung, Harta Rp20,3 Miliar Ikut Disorot!

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan dinas maupun pribadi milik pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung terlihat silih berganti memasuki area Mapolres sejak menjelang petang.

Sejumlah pejabat eselon II dan III turut terpantau hadir, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Soeroto, Kepala Dinas PUPR Erwin Novianto, serta Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini. Selain itu, beberapa kepala bagian dan kepala dinas lainnya juga memenuhi panggilan.

Sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya aktivitas KPK di wilayah tersebut. Ia menyebut kegiatan dilakukan secara tertutup dengan pembatasan akses yang ketat.

Baca Juga: Inilah Profil Singkat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo yang Terjaring OTT KPK

“Saya yakin semua orang sudah tahu ada kegiatan KPK di sini,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, juga telah membenarkan adanya operasi penindakan tersebut.

“Benar (OTT Bupati Tulungagung),” ucapnya saat dikonfirmasi.

Meski demikian, hingga kini KPK belum mengungkap secara rinci kasus yang melatarbelakangi OTT tersebut. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Perkembangan kasus ini masih terus dinantikan, seiring proses pemeriksaan yang masih berlangsung secara intensif. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#Bupati Tulungagung Kena OTT KPK #Sekda Soeroto #Kadis PUPR Erwin Novianto #ott kpk