Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Sukamara Ungkap Empat Kasus Pencurian

F
Penulis: Fauziannur❯
KRIMINAL: Kapolres Sukamara, AKBP Abdian Berkat Ndraha saat press rilis terkait pengungkapan empat kasus pencurian. FOTO: FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT
KRIMINAL: Kapolres Sukamara, AKBP Abdian Berkat Ndraha saat press rilis terkait pengungkapan empat kasus pencurian. FOTO: FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT

Advertisement

 

SUKAMARA, Radarsampit.jawapos.com - Kepolisian Resor (Polres) Sukamara mengungkap empat kasus yakni pencurian buah kelapa sawit di wilayah perusahaan, pencurian aset perusahaan dan pencurian kendaraan bermotor.

Kasus yang diungkap yang pertama terjadi di area PT Kalimantan Sawit Kusuma, tepatnya di Blok SF 33 Divisi 14 Sarang Estate, Desa Petarikan, Kecamatan Sukamara.

Advertisement

Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku melakukan pencurian secara bersama-sama pada 3 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasus kedua terjadi di area PT Sungai Rangit, tepatnya di Blok G12499 Divisi 4 Telaga Bintang Estate, Desa Pudu Rundun, Kecamatan Sukamara. Berdasarkan hasil penyidikan, pencurian dilakukan pada 1 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Advertisement

Kasus ketiga dugaan pencurian dengan pemberatan yang mengakibatkan kerugian  bagi PT Tanjung Selaka Resources. Dalam kasus tersebut, empat orang tersangka berhasil diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian sejumlah aset perusahaan dengan total kerugian mencapai Rp900 juta lebih.

Kasus keempat adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Balai Riam. Seorang pria berinisial M (34) diamankan setelah terbukti mencuri sepeda motor milik warga yang terparkir di area Kantor Koperasi Sumber Makmur, Desa Sekuningan Baru.

Kapolres Sukamara, AKBP Abdian Berkat Ndraha mengatakan berdasarkan hasil pengungkapan sejumlah kasus yang ditangani, tidak sedikit pelaku pencurian TBS sawit merupakan orang yang pernah bekerja atau memiliki pengetahuan mengenai kondisi kebun dan operasional perusahaan sehingga mengetahui titik-titik yang dianggap rawan pengawasan.

Abdian menegaskan bawah pihaknya selalu mengingatkan perusahaan agar melakukan pengecekan dan pendataan karyawan secara berkala, termasuk terhadap tenaga kerja yang sudah tidak lagi bekerja di perusahaan.

“Dari beberapa kasus yang kami tangani, pelaku umumnya mengetahui kondisi lapangan karena pernah bekerja atau memiliki akses terhadap informasi di lingkungan perusahaan," kata Abdian.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polres Seruyan Ungkap 40 Kasus Pencurian, Amankan 74 Tersangka

Polres Seruyan Ungkap 40 Kasus Pencurian, Amankan 74 Tersangka

UNGKAP KASUS: Polres Seruyan menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pencurian, curat, dan curas yang berhasil diungkap selama 5 bulan

Kasat Narkoba Kukar Jadi Tersangka Kasus Etomidate, Polda Kaltim Ungkap Modus Operandinya

Kasat Narkoba Kukar Jadi Tersangka Kasus Etomidate, Polda Kaltim Ungkap Modus Operandinya

Perwira polisi itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan keterkaitannya dengan pengiriman paket mencurigakan da

Warga Geger! Mayat Pria Tak Dikenal Terdampar di Pantai Sungai Tabuk Sukamara

Warga Geger! Mayat Pria Tak Dikenal Terdampar di Pantai Sungai Tabuk Sukamara

Warga Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa iden

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer