Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto Bentuk Penghormatan Jasa Pembangunan

Gunawan. • Kamis, 13 November 2025 | 14:10 WIB
Ilustrasi Soeharto
Ilustrasi Soeharto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Keputusan Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Jenderal Besar HM Soeharto sebagai Pahlawan Nasional dinilai sebagai penghormatan atas jasa panjang Soeharto dalam membangun stabilitas politik dan fondasi ekonomi nasional yang dianggap menjadi landasan pembangunan jangka panjang.

Politikus Partai Golkar Firman Soebagyo menyambut baik keputusan Presiden Prabowo Subianto dan memandang langkah itu sebagai pengakuan yang adil terhadap jasa Soeharto.

”Kita patut memberi penghargaan kepada Presiden Prabowo yang menempatkan sejarah secara adil. Ini bukan keputusan politik, tetapi penghormatan terhadap pemimpin yang membangun Indonesia dengan kerja nyata,” ujar Firman.

Menurutnya, banyak warisan pembangunan era tersebut masih dirasakan sampai hari ini.

Dukungan juga datang dari pimpinan organisasi sektor riil. Ketua Umum Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Irfan Ahmad Fauzi menyatakan, kebijakan masa kepemimpinan Soeharto memberi efek nyata bagi perkembangan perkebunan rakyat.

”Jutaan keluarga petani mendapat akses bibit unggul teknologi sadap hemat jalan produksi dan akses pasar,” kata Irfan.

Di internal Golkar, sejumlah pengurus dan tokoh partai menyatakan penilaian serupa, bahwa pengakuan negara atas jasa Soeharto merupakan langkah yang menggambarkan kematangan bangsa memandang sejarah secara proporsional.

Wakil Sekretaris Balitbang DPP Partai Golkar Leriadi menyebut penetapan itu sebagai kabar menggembirakan yang menegaskan spirit pembangunan dan nasionalisme.

Keputusan pemberian gelar Pahlawan Nasional ini tidak lepas dari dinamika publik. Sejumlah pihak menyambut positif, sementara sebagian kalangan menyoroti perlunya penilaian sejarah yang utuh termasuk aspek-aspek lain dari periode kepemimpinan yang juga pernah memicu perdebatan. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#gelar pahlawan nasional #soeharto