SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan Pengelolaan Posyandu Tahun 2026 Angkatan I yang digelar mulai 5–9 Mei 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan, Ali.
Dalam sambutannya, Ali menegaskan bahwa orientasi ini merupakan bagian dari penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP), yang betujuan memberikan kemudahan akses serta layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat.
Baca Juga: Kotim Genjot Penanganan Stunting, Gandeng Dunia Usaha dan Desa
“Pendekatan pelayanan kini tidak lagi berbasis program atau penyakit, tetapi berorientasi pada siklus hidup secara terintegrasi,” ujar Ali.
Ia menjelaskan, pendekatan baru tersebut akan diterapkan melalui pola kerja yang juga baru di Puskesmas, jaringan layanan, hingga Posyandu sebagai bagian dari jejaring Puskesmas.
Karena itu, tenaga kesehatan dan kader perlu dibekali pemahaman agar mampu menjalankan pelayanan secara terintegrasi, termasuk dalam pemantauan wilayah setempat (PWS).
Baca Juga: Fraksi PAN DPRD Kotim Keberatan PSU Rusak Dialihkan ke Pemda
Menurutnya, keberhasilan integrasi pelayanan kesehatan primer tidak lepas dari koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa/kelurahan, lembaga kemasyarakatan desa, hingga peran aktif masyarakat seperti PKK.
“Puskesmas menjadi garda terdepan layanan kesehatan dasar yang paling dekat dengan masyarakat,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan ini kapasitas kader semakin meningkat, baik dalam keterampilan promotif dan preventif, pengelolaan administrasi posyandu, hingga penguatan sinergi antara kader, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan.
Baca Juga: DLH Kotim Targetkan Peningkatan PAD Lewat Skema BLUD
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi para kader. Mereka semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan pentjng memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat,” ucapnya.
Kegiatan orientasi ini diikuti sebanyak 68 peserta, terdiri dari 54 kader, serta masing-masing tujuh orang penyelenggara dan pengajar dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kotim Noorliyana menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader dan pengelola posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar di seluruh siklus kehidupan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Ketapang 2.
Baca Juga: Bank Kalteng Hadir di Bukit Jaya, Dorong Akses Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi
“Mulai dari ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, hingga masyarakat usia produktif dan lanjut usia,” jelasnya.
Selain itu, kader juga dibekali kemampuan dalam pengelolaan posyandu serta komunikasi efektif agar pelayanan yang diberikan lebih optimal.
Melalui orientasi ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas kader dalam mengelola posyandu dan memberikan layanan kesehatan dasar secara menyeluruh, sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor