SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah memaknai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum penting bagi seluruh umat Muslim untuk kembali ke fitrah, memperkuat nilai kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, Idulfitri tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa Ramadan tetapi juga menjadi ruang refleksi diri bagi setiap individu untuk memperbaiki sikap, memperkuat keimanan, serta membangun hubungan yang lebih harmonis antar sesama.
“Idulfitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, membersihkan hati dari segala khilaf dan kesalahan, sekaligus mempererat tali silaturahmi. Ini bukan hanya soal perayaan, tetapi bagaimana kita menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan,” ujar Juliansyah.
Ia menegaskan, nilai-nilai yang telah dilatih selama bulan Ramadan, seperti kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama, harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Dalam konteks daerah, Juliansyah juga mengajak seluruh masyarakat Kotim untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas wilayah.
Ia menilai, kebersamaan dan persatuan merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah agar berjalan dengan baik.
“Perbedaan yang ada di tengah masyarakat jangan sampai menjadi pemicu perpecahan. Justru melalui Idulfitri ini, kita perkuat rasa persaudaraan, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan demi kemajuan Kotawaringin Timur,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan harus terus dilanjutkan, tidak berhenti hanya pada momen hari raya.
“Kita harus terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian. Idulfitri mengajarkan kita untuk saling membantu dan tidak melupakan mereka yang kurang beruntung,” tambahnya.
Selain itu, Juliansyah turut mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama masa libur Lebaran, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keamanan lingkungan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan berlangsung.
“Keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Kita ingin momen Lebaran ini berjalan dengan penuh kebahagiaan tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi peran aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Menurutnya, dedikasi para petugas tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat selama merayakan Idulfitri.
Menutup pernyataannya, Juliansyah menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Timur, seraya berharap agar momentum ini membawa keberkahan bagi semua.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali ke fitrah, diberikan kesehatan, kedamaian, serta keberkahan dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor