SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Upaya memperkenalkan batik khas daerah sebagai bagian dari busana kerja terus dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Melalui Lomba Fashion Show Pesona Batik Kotim untuk Kerja, DWP Kotim mengajak perempuan dan aparatur daerah menampilkan batik lokal dalam balutan busana yang elegan, modern, dan profesional.
Kegiatan yang digelar Senin (15/12/2025) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 DWP Tahun 2025 dan diikuti 39 peserta dari berbagai Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) se-Kabupaten Kotim.
Ketua DWP Kabupaten Kotim Pariati Umar Kaderi saat membuka acara menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran perempuan DWP yang terus berkembang.
Tidak hanya mendukung tugas suami sebagai aparatur negara, tetapi juga aktif berkontribusi melalui kreativitas, inovasi, serta pelestarian budaya lokal.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa perempuan DWP mampu tampil profesional, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi identitas budaya daerah. Batik Kotim menjadi bagian dari karakter perempuan Kotim dalam dunia kerja,” ujarnya.
Pariati menambahkan, batik Kotim memiliki kekuatan filosofi yang tergambar dari motif dan warna, mencerminkan nilai kebersamaan, ketekunan, serta semangat kearifan lokal.
Nilai tersebut diharapkan dapat terus hidup dan dikenakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya di lingkungan kerja.
Sementara itu, Ketua Panitia Noorliyana Yusi menjelaskan bahwa lomba fashion show ini diselenggarakan sebagai bentuk perayaan HUT ke-26 DWP sekaligus sarana promosi batik Kotim secara berkelanjutan.
Tema yang diangkat, Keindahan Batik Merupakan Cermin Nilai Luhur Indonesia, menjadi pesan utama dalam setiap penampilan peserta.
“Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa batik Kotim tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga dapat dipadukan sebagai busana kerja yang anggun dan profesional,” jelasnya.
Lomba ini diikuti 16 peserta laki-laki dan 23 peserta perempuan yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai ASN, PPPK, tenaga kontrak, hingga istri ASN. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat kebersamaan lintas OPD dalam mendukung pelestarian budaya daerah.
Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan menjadi media promosi bagi perajin dan pelaku UMKM batik Kotim agar semakin dikenal dan diminati, baik di lingkungan ASN maupun masyarakat luas.
Kegiatan ini didukung pendanaan dari APBD Kabupaten Kotawaringin Timur melalui DPA Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tahun 2025, dan menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-26 DWP Kotim.
Dari hasil penilaian juri telah ditentukan para pemenang lomba. Mereka berhak atas piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan, yang akan diserahkan pada puncak HUT DWP ke-26 pada 17 Desember 2025 mendatang. (soc/yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor