Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Investor Smelter Bauksit di Pulau Hanaut Masih Lakukan Kajian Lahan

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 24 September 2025 | 06:05 WIB
Kepala DPMPTSP Kotim Diana Setiawan
Kepala DPMPTSP Kotim Diana Setiawan

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Harapan masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) dengan berdirinya pabrik smelter bauksit di Kecamatan Pulau Hanaut masih harus menunggu.

Investor asal Tiongkok yang rencana menanamkan modal dalam jumlah besar tersebut belum mengajukan izin final, lantaran masih melakukan serangkaian kajian teknis dan studi lingkungan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim Diana Setiawan menuturkan, rencana ini termasuk kategori penanaman modal asing (PMA).

Dengan demikian, sebagian besar proses perizinan untuk pembangunan pabrik menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun izin pendukung seperti bangunan tetap melibatkan pemerintah daerah.

“Karena ini PMA, izin pabrik dan operasional menjadi ranah pusat. Tetapi untuk hal-hal teknis di lapangan, seperti bangunan, tetap menjadi kewenangan daerah,” jelas Diana.

Menurutnya, hingga kini investor masih memusatkan perhatian pada penelitian kondisi lahan. Faktor yang paling menentukan adalah ketebalan lapisan gambut di kawasan yang akan digunakan. Hasil kajian inilah yang akan memengaruhi besarnya biaya dan kelayakan pembangunan.

“Dari sisi laut tidak ada kendala. Yang masih mereka teliti adalah daratan, terutama ketebalan gambut. Survei dilakukan di Cemeti, Pulau Hanaut, sampai Ujung Pandaran,” katanya.

Selain aspek teknis, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Diana meminta agar seluruh rencana pembangunan, termasuk fasilitas pendukung seperti listrik, hotel, hingga rumah sakit, dimasukkan sejak awal dalam dokumen perizinan.

“Kami minta Amdal dibuat lengkap, sampai pengolahan limbah B3. Semua rencana harus dicantumkan dalam dokumen awal supaya jelas dan bisa kami bahas secara menyeluruh di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Meski prosesnya masih panjang, pemerintah daerah tetap optimistis investasi ini bisa terwujud. Jika terealisasi, manfaat yang diharapkan cukup besar, mulai dari tersedianya lapangan kerja baru, pembangunan infrastruktur, hingga dukungan program sosial bagi masyarakat sekitar. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#pabrik #investor #smelter #bauksit