NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan hingga wilayah pelosok. Salah satunya melalui peningkatan ruas jalan Ginih-Kinipan di Kecamatan Batangkawa yang kini sebagian besar sudah beraspal dan dapat difungsikan untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Meski belum rampung sepenuhnya, kondisi jalan tersebut dinilai jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Peningkatan akses ini diharapkan dapat memperlancar transportasi serta aktivitas ekonomi masyarakat antardesa.
Bupati Lamandau mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Pasalnya, masih banyak ruas jalan penghubung antardesa yang membutuhkan penanganan.
"Kita tangani satu per satu, secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Komitmen kita adalah terus membangun wilayah hingga pelosok kabupaten, sehingga tidak ada daerah yang terus terisolasi karena keterbatasan akses jalan," ujarnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan rencana pembangunan ruas jalan Simpang Sepaku-Perigi melalui anggaran Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dari APBN.
"Alhamdulillah, informasi terbaru bulan depan anggaran Inpres APBN untuk pembangunan Simpang Sepaku-Perigi sebesar Rp40 miliar akan turun. Semoga pembangunannya nanti berjalan lancar, sehingga APBD bisa lebih fokus untuk menangani jalan penghubung antardesa dan gang-gang di dalam kota," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kinipan Willem Hengki menyampaikan rasa syukur atas peningkatan kondisi jalan menuju desanya. Menurutnya, sebagian besar ruas jalan kini sudah mulus beraspal dan hanya menyisakan beberapa ratus meter yang belum diaspal.
Ia mengatakan, kondisi tersebut merupakan perubahan signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu ketika pembangunan infrastruktur menuju Desa Kinipan masih sangat terbatas.
"Hanya tinggal beberapa ratus meter lagi yang belum beraspal. Kami warga Kecamatan Batangkawa sangat bersyukur. Jalan menuju desa kami sekarang sudah bagus dan pembangunannya berjalan dengan sangat baik," ungkap Willem.
Peningkatan akses jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung kegiatan perekonomian warga, khususnya di Kecamatan Batangkawa.
Bagi masyarakat di wilayah pelosok, pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membuka konektivitas dengan daerah lain dan memperluas peluang ekonomi. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno