OSAKA, radarsampit.jawapos.com – Rizky Aditya Putra membawa nama Kabupaten Lamandau ke kancah internasional dengan berpartisipasi dalam World Expo Osaka 2025.
Bupati Lamandau ini memanfaatkan ajang tersebut untuk mempromosikan potensi unggulan daerahnya, terutama pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai energi terbarukan dan produk bernilai tambah.
Dalam presentasinya, Rizky menjelaskan potensi besar di Lamandau, khususnya penggunaan Empty Fruit Bunch (jangkos) kelapa sawit sebagai bahan bakar berkelanjutan.
Ia berharap inisiatif ini dapat menarik minat investor Jepang untuk menanamkan modal di industri pengolahan limbah kelapa sawit di Kalimantan Tengah.
“Hari ini saya berkesempatan memaparkan potensi unggulan Kabupaten Lamandau di ajang World Expo Osaka 2025, terutama dalam sektor pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi energi terbarukan dan produk bernilai tambah,” ujar Rizky.
Indonesia sendiri menjadi salah satu eksportir utama biomassa dengan volume mencapai 3,5 juta ton pada tahun 2024, dan diperkirakan meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Ini merupakan kali ketiga Rizky mewakili Indonesia di forum internasional setelah sebelumnya pada 2019.
Di depan peserta World Expo, Rizky mengungkapkan bahwa industri kelapa sawit di Lamandau memiliki skala yang besar.
“Dengan lebih dari 75 ribu hektar kebun kelapa sawit, 19 perusahaan besar swasta, serta lebih dari 35 ribu hektar lahan kelapa sawit yang dikelola masyarakat, Lamandau memiliki potensi sangat menjanjikan,” jelasnya.
Rizky juga menyoroti keterlibatan teknologi Jepang dalam industri kelapa sawit di Lamandau, mulai dari pembukaan lahan, operasional, hingga distribusi hasil panen dan pengolahan. Ia berharap perusahaan Jepang tertarik untuk memperluas investasinya di sektor ini.
Partisipasi Bupati Lamandau di World Expo Osaka 2025 diharapkan membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat kerjasama antara Indonesia dan Jepang dalam pengembangan energi terbarukan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit.
“Industri ini memiliki efek multiplikasi, melibatkan banyak sektor, menyerap tenaga kerja, dan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambah Rizky. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno