Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BNNK Kotim Bentuk Beberapa Tim, Penuhi Permintaan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Yuni Pratiwi Iskandar • Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:19 WIB
BNNK Kotim gelar sosialisasi saat MPLS di sekolah, baru-baru ini. (ist) 
BNNK Kotim gelar sosialisasi saat MPLS di sekolah, baru-baru ini. (ist) 

 
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) mengerahkan beberapa tim untuk melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba di sejumlah sekolah selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Langkah ini dilakukan karena tingginya permintaan dari satuan pendidikan yqng ingin memberikan pembekalan kepada peserta didik baru menngenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli mengatakan kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara penuh pada Rabu (15/7) dan Kamis (16/7). Seluruh tim diterjunkan ke berbagai sekolah secara bersamaan agar seluruh permintaan yang masuk dapat terlayani.

"Karena banyak sekolah yang mengajukan permohonan kepada kami untuk mengisi materi bahaya narkoba pada kegiatan MPLS, maka kami membentuk beberapa tim sehingga bisa hadir di beberapa sekolah dalam waktu yang sama," ujar Muhammad Fadli, Jumat (17/7).

Ia menjelaskan, materi yang disampaikan difokuskan pada pengenalan jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan dan masa depan, serta upaya pencegahan sejak dini. Menurutnya, masa MPLS menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

Setiap sesi sosialisasi berlangsung sekitar 45 menit hingga satu jam. Durasi penyampaian materi disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh masing-masing sekolah selama kegiatan MPLS berlangsung.

Adapun sekolah yang meminta penyelenggaraan sosialisasi antara lain SMKN 4 Sampit, SMKN 2 Sampit, SMKN 2 Pelangsian, SMAN 1 Kota Besi, SMPN 1 Sampit, SMPN 3 Sampit, SMPN 4 Sampit, SMPN 9 Sampit, SMA IT Arafah, Pondok Pesantren Assaadat Sampit, serta Pondok Pesantren Darussalam Sampit.

Fadli berharap, melalui kegiatan tersebut para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba sehingga mampu menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika. BNNK Kotim juga menegeaskan akan terus memperkuat edukasi di lingkungan pendidikan sebagai salah satu langkah preventif untuk mewujudkan ggenerasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. (yn)

Editor : Heru Prayitno
kotawaringin timur BNNK mpls