Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Mulai Selimuti Sampit, Jarak Pandang Pagi Hari Turun Jadi 800 Meter

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Kabut asap menyelimuti kawasan Terowongan Nur Mentaya, Jalan Tjilik Riwut Sampit, Minggu (19/7/2026). (Warga/Radar Sampit) 
Kabut asap menyelimuti kawasan Terowongan Nur Mentaya, Jalan Tjilik Riwut Sampit, Minggu (19/7/2026). (Warga/Radar Sampit) 

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabut asap mulai menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (19/7/2026). Kondisi tersebut ditandai dengan menurunnya jarak pandang pada pagi hari hingga hanya mencapai 800 meter.

Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit pada pukul 07.00 WIB, cuaca di Sampit tercatat berkabut asap dengan jarak pandang 800 meter.

Suhu udara berada di angka 21,9 derajat celsius, kelembapan mencapai 98 persen, sementara angin terpantau tenang atau calm dengan kecepatan 0 kilometer per jam.

Munculnya kabut asap ini terjadi di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotim. Data terbaru BMKG menunjukkan terdapat tujuh titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi hingga Minggu pagi (19/7/2026). 

"Kabut asap cukup pekat. Tadinya saya kira cuma di bantaran Sungai Mentaya, tapi lebih ke darat seperti kawasan Terowongan Nur Mentaya jauh lebih tebal," ungkap Usna, salah seorang warga. 

Advertisement

Sebaran hotspot paling banyak berada di Kecamatan Baamang dengan tiga titik di Kelurahan Baamang Hulu. Dua titik lainnya terpantau di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, masing-masing berada di Desa Eka Bahurui dan Desa Bapeang.

Sementara satu titik terdeteksi di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Desa Natai Baru, serta satu titik lainnya di Kecamatan Mentaya Hulu, Desa Santilik.

Di sisi lain, prakiraan BMKG juga menunjukkan Kabupaten Kotawaringin Timur tidak berpotensi mengalami pertumbuhan awan hujan pada periode 19 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 20 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.

Kondisi tersebut membuat peluang turunnya hujan untuk membantu meredam kebakaran masih sangat kecil.

Analisis parameter cuaca BMKG juga memperlihatkan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kotim, masih berada pada kategori sangat mudah terbakar. Kondisi ini diperkirakan masih bertahan hingga 20 Juli 2026.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tanda-Tanda Bencana Kabut Asap sudah Terasa

Tanda-Tanda Bencana Kabut Asap sudah Terasa

Bencana kabut asap di tahun 2019 serta tahun 2023 silam, nampaknya bakal terulang lagi di musim kemarau tahun 2026. Tanda-tanda bencana

Jangan Sampai Bencana Kabut Asap Terulang Lagi !

Jangan Sampai Bencana Kabut Asap Terulang Lagi !

Meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotim jadi perhatian kalangan legislatif, jangan sampai terulang lagi

Karhutla mulai Memicu Trauma Warga dengan Bencana Kabut Asap

Karhutla mulai Memicu Trauma Warga dengan Bencana Kabut Asap

Munculnya sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotim mulai membangkitkan trauma warga akan bencana kabut asap

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer