SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-57 tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tahun 2026 resmi berakhir pada Senin (27/4) malam.
Para juara dari ajang tersebut kini dipersiapkan untuk menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dijadwalkan digelar di Kecamatan Mentaya Hulu.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan hasil MTQ tingkat kecamatan tahun ini dinilai lebih baik dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Karena itu, pihak Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) setempat optimistis mampu kembali mempertahankan gelar juara umum di tingkat kabupaten.
“Dari hasil penilaian dewan hakim, insyaallah 99 persen kita mampu mempertahankan juara umum MTQ di tingkat kabupaten,” katanya.
Menurut Irpansyah, para juara akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan melalui pelatih yang telah disiapkan dengan jadwal latihan rutin dua kali dalam sebulan.
“Persiapan untuk menghadapi MTQ tingkat selanjutnya direncanakan berlangsung hingga Oktober atau November agar kemampuan peserta bisa lebih dimatangkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, MTQ tingkat kecamatan biasanya dilaksanakan pada Januari atau Februari. Namun tahun ini diundur hingga April karena bertepatan dengan bulan Ramadan agar persiapan tetap optimal.
Irpansyah juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut hampir seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat.
“Total anggaran yang digunakan sekitar Rp120 juta, dengan kontribusi masyarakat hampir 100 persen. Karena kegiatan tingkat kecamatan tidak diperbolehkan menggunakan anggaran APBD,” terangnya.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh warga masyarakat yang telah bergotong royong dalam menyukseskan syiar agama Islam ini,” tambahnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang berhasil maupun yang belum meraih juara.
“Kepada para peserta yang berprestasi, selamat atas pencapaiannya. Namun jangan cepat puas karena perjalanan masih panjang untuk mempersiapkan diri mewakili kecamatan di tingkat kabupaten,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Lurah Sawahan, Abdul Koliq, menjelaskan kegiatan tersebut digelar sejak 24 hingga 27 April 2026 dengan arena utama di Masjid Al Hidayah.
Ajang tahunan bertema “Memperkuat Generasi Qurani yang Berdaya Saing untuk Indonesia Emas” itu diikuti 294 peserta dengan delapan cabang lomba, yakni tilawah, tahfiz, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, karya tulis ilmiah Al-Quran, bintang vokalis, dan pawai taaruf.
“MTQ dan FSQ ini bukan sekadar wadah berkompetisi, tetapi bagaimana kita memahami dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup,” katanya.
Dengan berakhirnya MTQ dan FSQ ke-57 tingkat MBK ini, para juara diharapkan mampu membawa nama kecamatan dan mempertahankan prestasi di tingkat Kabupaten Kotim. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko