Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ikon Patung Jelawat Sampit Terus Dibenahi

Yuni Pratiwi Iskandar • Kamis, 2 April 2026 | 19:48 WIB
IKON KOTA SAMPIT: Masyarakat kunjungi kawasan Ikon Jelawat Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (30/3/2026) sore. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
IKON KOTA SAMPIT: Masyarakat kunjungi kawasan Ikon Jelawat Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (30/3/2026) sore. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) terus melakukan pemrbenahan kawasan Ikon Jelawat di Kota Sampit.

Sebagai salah satu ruang publik, kondisi kebersihan dan perawatan kawasan ini menjadi perhatian serius.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM Perindag Kotim Muslih menegaskan bahwa penanganan kebersihan menjadi prioritas, terutama untuk mengatasi pertumbuhan rumput liar di sekitar patung Jelawat yang dinilai cukup mengganggu estetika.

Baca Juga: Pemkot Palangka Raya Salurkan Beasiswa 17 Mahasiswa

Menurtunya, pembersihan di area tersebut tidak bisa dilakukan secara biasa karena membutuhkan peralatan khusus. Untuk itu, pihaknya akan melibatkan petugas pemadam kebakaran dalam proses penanganannya.

“Pembersihan rumput liar di bagian patung akan melibatkan petugas pemadam kebakaran karena membutuhkan peralatan khusus,” ujar Muslih.

Di sisi lain, keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan tersendiri. Jumlah petugas kebersihan yang ada saat ini dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan penanganan sampah secara maksimal di kawasan tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Fairid Naparin Resmikan Aula Dinas Pendidikan Palangka Raya

Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pengelolaan kebersihan di sekitar Ikon Jelawat, yang kerap menjadi menjadi destinasi masyarakat baik lokal maupun luar Kota Sampit.

Sebagai langkah awal, dinas terkait berencana menambah fasilitas tempat sampah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, evaluasi juga akan dilakukan untuk kemunfkinan penambahan tenaga kebersihan.

Baca Juga: DPR RI: Pemerintah Harus Perketat Pengawasan Khawatir Penimbunan BBM

Meski dihadapkan pada keterbatadan anggaran, Muslih memastikan pihaknya tetap berkomitmen menjaga kawasan Ikon Jelawat sebagai salah satu ikon Kota Sampit.

“Berbagai inovasi akan terus kami upayakan agar kawasan ini tetap terawat dan menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya. (yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#jelawat #ikon #wisata #sampit