PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rizki Badjuri menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalteng atas langkah tegas menertibkan truk over dimensi dan overload (ODOL) yang kerap merusak infrastruktur jalan.
Menurut Rizki, penertiban ini sangat penting, mengingat kerusakan jalan akibat truk ODOL selama ini telah mengganggu kelancaran aktivitas ekonomi, terutama di sektor perkebunan.
Salah satu angkutan yang menjadi sorotan dalam penertiban ini adalah truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah.
“Langkah yang diambil Pak Gubernur sangat kami apresiasi. Ini adalah upaya konkret untuk menjaga kelestarian jalan dan infrastruktur yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di bidang perkebunan,” ujar Rizki.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya penertiban ini, diharapkan seluruh truk yang beroperasi di Kalimantan Tengah dapat mematuhi aturan yang berlaku. Hal ini tidak hanya akan meminimalisir kerusakan jalan, tetapi juga meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan raya.
Rizki juga berharap agar kebijakan tegas ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi persoalan truk ODOL yang selama ini menjadi momok bagi pembangunan infrastruktur.
“Kami berharap daerah lain juga dapat mengambil langkah serupa, demi terciptanya transportasi yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan,” harapnya.
Ia menambahkan, bahwa pengawasan akan diperketat di jalur-jalur rawan pelanggaran, termasuk melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait, untuk memastikan penegakan aturan berjalan efektif.
“Terkait temuan ini, tidak hanya bisa merusak infrastruktur jalan, juga tentang menjaga keselamatan dan kelestarian hutan serta ekosistemnya yang kerap terancam oleh aktivitas angkutan tidak bertanggung jawab. Intinya menyayangkan adanya truk CPO yang menyalahi penggunaan tonase,” tegasnya. (daq)
Editor : Farid Mahliyannor