Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hujan Intens dan Angin Kencang Diprediksi Meluas di Kalteng, Ini Daerah Rawan yang Perlu Diwaspadai

Usay Nor Rahmad • Kamis, 9 April 2026 | 12:15 WIB
Suasana lalu lintas di salah satu jalan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat cuaca hujan. (Dok.Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Suasana lalu lintas di salah satu jalan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat cuaca hujan. (Dok.Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

 Radarsampit.jawapos.com – Potensi cuaca ekstrem diperkirakan meluas di wilayah Kalimantan Tengah dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya ancaman hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Peringatan dini tersebut berlaku pada 9 hingga 11 April 2026, mencakup hampir seluruh kabupaten/kota di Kalteng, termasuk Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, hingga Palangka Raya.

Dalam analisis BMKG, kondisi ini dipicu oleh adanya belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Fenomena tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

Tidak hanya itu, kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang kuat turut mempercepat proses pembentukan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat dalam durasi singkat.

BMKG menegaskan, hujan yang terjadi berpotensi bersifat lokal namun intens, serta dapat disertai petir, angin kencang, bahkan puting beliung.

Sejumlah wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Kapuas, hingga wilayah utara seperti Murung Raya dan Barito. 

“Waspadai dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” tulis BMKG dalam peringatan resminya. 

Masyarakat diminta tetap siaga, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi.

Dengan kondisi atmosfer yang masih dinamis, kewaspadaan menjadi langkah utama agar dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #cuaca buruk #sampit #kotim